A.Asfar Magfira and Muh. Rizwan (2025) Rancang Bangun Alat Penetas Telur Unggas (Ayam Dan Bebek) Berbasis Internet Of Things Menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Rancang Bangun Alat Penetas Telur Unggas (Ayam Dan Bebek) Berbasis Internet Of Things Menggunakan Pembangkit List.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf
Download (3MB)
Abstract
Karena permintaan energi yang meningkat, pemerintah Indonesia berusaha lebih keras untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan. Penggunaan sumber energi terbarukan sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut. Energi terbarukan, seperti energi matahari dan angin, dianggap bersih, tidak terbatas, dan ramah lingkungan. Mesin penetas telur pada dasarnya adalah lemari atau kotak dengan desain khusus yang memungkinkan panas tetap berada di dalamnya. Rumusan masalah penelitian rancang bangun alat penetas, penerapan IoT, serta pengandilan suhu dan kelembaban. Tujuan penelitian membuat sistem otomatis berbasis IoT yang mampu memantau suhu dan kelembaban secara real-time,meningktkan daya tetas telur ayam dan bebek, serta memanfaatkan energi surya sebagai sumber utama.
Metode penelitian dilakukan melalui tahap studi litelatur, perancangan, perakitan, dan pengujian alat. Alat dibuat menggunakan ESP32 sebagai pengendalian utama dan sensor DHT22 untuk membaca suhu serta kelembaban. PLTS menjadi sumber utama energi dan PLN sebagai cadangan. Pengujian dilakukan untuk mengukur kinerja alat, kestabilan suhu, kelembaban, dan daya keluaran PLTS.
Alat penetas telur unggas berbasis IoT dengan sumber daya dari PLTS berhasil dibuat dan diuji dengan baik. Alat ini menggunakan bahan multiplex, mampu menampung 40 butir telur, serta memakai tiga lampu pijar 5 watt sebagai pemanas. Sistem dikendalikan oleh ESP32 dan sensor DHT22. Dari hasil perhitungan PLTS tanpa beban, diperoleh daya input panel surya sebesar 871,42 watt, daya output sebesar 43,692 watt, dengan efisiensi panel surya sebesar 5,01%. Sementara itu, pada kondisi berbeban, daya input panel surya tetap sebesar 871,42 watt, namun daya output menurun menjadi 32,58 watt dengan efisiensi 3,73%. Energi listrik yang dihasilkan untuk beban mencapai 360 Wh atau 0,36 kWh. Untuk laju inkubator perpindahan panas radiasi pada suhu 38 oC didapatkan hasil 5,9 J/s. sedangkan pada 39 oC didapatkan hasil 6,5 J/s .
Alat penetas telur unggas berbasis IoT dengan tegangan PLTS berhasil dibuat dan berfungsi dengan baik. Sistem dapat menjaga suhu dan kelembaban otomatis serta menghemat energi listrik.
Adapun saran untuk menambahkan kapasitas panel surya dan baterai agar alat tetap stabil saat cuaca mendung dan meningkatkan fitur pengaturan humidity otomatis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi |
| Depositing User: | B.J.H Library PNUP |
| Date Deposited: | 07 May 2026 00:29 |
| Last Modified: | 07 May 2026 00:29 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13845 |
