Search for collections on PNUP Repository

Analisis Pola Operasi Sistem Distribusi Di Pt Pln (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Makassar

Zainuddin, Ikhwan (2025) Analisis Pola Operasi Sistem Distribusi Di Pt Pln (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Makassar. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS EFISIENSI MOTOR INDUKSI 3 FASA SEBAGAI PENGGERAK BELT KONVEYOR DI PT. HUAYUE NICKEL COBALT SITE KONAWE.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL BAB I,II,III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Penyulang Malauwe, Enrekang, dan Juppandang merupakan jaringan distribusi 20 kV yang beroperasi di bawah layanan PT. PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Makassar dan disuplai oleh GI Sidrap serta GI Enrekang. Ketiga penyulang ini merupakan penyulang terpanjang dan menggunakan pola operasi looping dengan total panjang jaringan sekitar 257 kms dan menyuplai 159 unit trafo distribusi. Jaringan ini melayani pelanggan di area perumahan, fasilitas umum, hingga layanan publik seperti rumah sakit dan bangunan ibadah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi jatuh tegangan (voltage drop) pada ketiga penyulang, baik pada pola operasi saat ini maupun setelah dilakukan perubahan pola operasi melalui pemindahan titik Normally Open (NO). Analisis dilakukan dengan aplikasi Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) untuk mengetahui kondisi tegangan bus dan aliran daya pada jaringan distribusi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada pola operasi saat ini, penyulang Enrekang mengalami jatuh tegangan terbesar dengan nilai tegangan terendah mencapai 18,949 kV pada beberapa bus, sehingga berada di bawah standar SPLN 1:1995 (±5% dari tegangan nominal 20 kV). Hal ini menyebabkan kondisi undervoltage dengan persentase jatuh tegangan sekitar 7%. Setelah dilakukan perubahan pola operasi dengan memindahkan titik NO, nilai tegangan pada bus yang kritis dapat diperbaiki. Skenario terbaik menghasilkan tegangan rata-rata bus meningkat menjadi 20,517 kV, sehingga seluruh bus berada dalam batas standar tegangan. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) dalam implementasi pola operasi. Dengan SCADA, monitoring tegangan dapat dilakukan secara real-time dan switching titik NO dapat dilaksanakan secara cepat melalui control center, sehingga hasil rekomendasi simulasi ETAP dapat diterapkan dengan lebih efektif. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis pola operasi menggunakan ETAP mampu memperbaiki profil tegangan pada penyulang Malauwe, Enrekang, dan Juppandang, serta dengan SCADA memberikan dukungan penting dalam implementasi hasil analisis untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 06 Apr 2026 02:11
Last Modified: 06 Apr 2026 02:11
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13544

Actions (login required)

View Item
View Item