Fahlevi, Muh. Rezky and Fatiha, Nadila Diza (2025) Prarancangan Pabrik Monosodium Glutamate (MSG) Berbahan Baku Tetes Tebu (Molasses) dengan Kapasitas 76.000 Ton/tahun. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
PRARANCANGAN PABRIK MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG) .._compressed.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
PRARANCANGAN PABRIK MONOSODIUM GLUTAMATE (MSG) .... SAMPUL, DAFTAR ISI, ABSTRAK, BAB I, II, KESIMPULAN, Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Download (746kB)
Abstract
Monosodium glutamate atau MSG adalah senyawa natrium yang berasal dari asam glutamat, yang berfungsi sebagai penguat rasa yang sangat penting pada industri makanan dan minuman. Permintaan MSG di Indonesia terus meningkat sejalan dengan perkembangan industri makanan dan perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat. Sampai saat ini, sebagian kebutuhan MSG nasional masih dipenuhi dari impor dari negara-negara seperti Tiongkok, Thailand, dan Vietnam. Untuk meningkatkan kemandirian industri pangan dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada impor, perlu dilakukan penelitian tentang pendirian pabrik MSG di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan teknis dan ekonomi pendirian pabrik MSG.
Penelitian kelayakan melibatkan beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan terkait rencana pembangunan pabrik, di antaranya ketersediaan bahan baku dan bahan pendukung seperti tetes tebu, nutrisi untuk fermentasi, asam klorida, dan natrium hidroksida. Faktor lokasi mencakup luas tanah yang diinginkan, serta sarana utilitas yang mencakup ketersediaan air, bahan bakar, dan listrik. Selain itu, tenaga kerja harus memenuhi kriteria tertentu, dan analisis ekonomi meliputi nilai investasi awal, keuntungan, break even point, serta nilai shut down point.
Berdasarkan analisis kelayakan ekonomi, pabrik MSG dengan kapasitas 76.000 ton per tahun akan dilengkapi dengan unit penyediaan air sebesar 385.114,3684 kg per jam, yang mencakup air untuk pendingin, boiler, pencucian, domestik, dan proses. Kebutuhan listrik yang diperlukan adalah sebesar 6.013.106,7658 kW, disertai unit penyediaan bahan bakar dan pengolahan limbah, serta total tenaga kerja sebanyak 116 orang. Lokasi pabrik direncanakan untuk tanah seluas 25. 000 m² dengan total investasi sebesar Rp6.443.771.358.604,15 yang terdiri dari modal tetap Rp4.510.639.951.022,91 dan modal kerja Rp1.933.131.407.581,25 dengan perkiraan keuntungan sebelum pajak mencapai Rp626.945.854.635,66 dan keuntungan setelah pajak Rp438.862.098.244,97. Break Event Point (BEP) di angka 56,82%, dan Shut Down Point di angka 11,02%. Sementara itu, Return on Investment sebelum pajak (ROIa) sebesar 13,90%, dan Return on Investment setelah pajak (ROIb) sebesar 9,73%. Pay Out Time sebelum pajak (POTa) adalah 4,18 tahun, sedangkan Pay Out Time setelah pajak (POTb) adalah 5,07 tahun.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Jurusan Kimia > D4 Teknologi Kimia Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username 197509082001121002 |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 02:54 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13409 |
