Search for collections on PNUP Repository

Evaluasi Keterlambatan Pada Proyek Preservasi Jalan Anabanua – Tarumpakkae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan

Annisa Audrey, Annisa and Devina. T, Fifinella (2025) Evaluasi Keterlambatan Pada Proyek Preservasi Jalan Anabanua – Tarumpakkae, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
EVALUASI KETERLAMBATAN PADA PROYEK PRESERVASI...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[thumbnail of Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V] Text (Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V)
EVALUASI KETERLAMBATAN PADA PROYEK PRESERVASI.....pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

Proyek Preservasi Jalan Anabanua – Tarumpakkae merupakan salah satu proyek strategis nasional dengan skema kontrak multi-tahun yang mengalami keterlambatan signifikan. Pada tahun 2024, target progress 97,56% hanya terealisasi 59,92% dengan deviasi -37,64%. Keterlambatan ini menunjukkan adanya masalah dalam perencanaan maupun pelaksanaan proyek yang perlu dianalisis lebih lanjut.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab keterlambatan, menentukan faktor dominan yang paling berpengaruh, serta merumuskan strategi percepatan proyek yang efisien. Metode yang digunakan adalah Relative Importance Index (RII) untuk mengukur tingkat kepentingan faktor risiko, selanjutnya metode crashing digunakan untuk mengevaluasi alternatif percepatan dengan analisis biaya dan waktu. Data diperoleh melalui kuisioner kepada 21 responden yang terdiri dari kontraktor, konsultan, dan pihak PPK, serta didukung dengan data sekunder proyek
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab keterlambatan adalah aspek kesiapan sumber daya, terutama kekurangan tenaga kerja (RII = 0,933), keterlambatan pengiriman bahan/alat, dan kendala keuangan. Analisis Crashing memperlihatkan bahwa alternatif penambahan tenaga kerja merupakan strategi percepatan paling efektif. Perhitungan time cost trade off juga menunjukkan bahwa sebagian besar item pekerjaan memberikan saving cost positif, artinya percepatan tidak hanya mempersingkat durasi proyek tetapi juga menghemat biaya
Dengan demikian, penggunaan metode manajemen risiko dan strategi crashing dapat membantu kontraktor dalam merencanakan sumber daya secara lebih matang, mempercepat penyelesaian proyek, serta meningkatkan efisiensi biaya. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengelolaan risiko keterlambatan pada proyek konstruksi jalan nasional lainnya.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D4 Jasa Konstruksi
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 01 Mar 2026 09:57
Last Modified: 01 Mar 2026 10:01
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13359

Actions (login required)

View Item
View Item