Ahmad, Muh. Akbar and Arafah. A, Muh. Dzulham (2025) Penerapan Konsep Building Information Modeling (Bim) Dalam Perencanaan Estimasi Biaya Dan Penjadwalan Proyek Pada Pembangunan Struktur Gedung Bertingkat (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Struktur Gedung Shopping Arcade Hotel Mercure Makassar). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
PENERA~1.PDF - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (14MB)
PENERA~1.PDF.docx - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (26MB)
Abstract
Pembangunan gedung bertingkat di Indonesia mengalami peningkatan pesat seiring dengan urbanisasi, namun tantangan berupa keterlambatan dan pembengkakan biaya masih mendominasi. Data menunjukkan sekitar 70% proyek konstruksi menghadapi masalah tersebut. Building Information Modeling (BIM) hadir sebagai solusi potensial karena mampu mengintegrasikan aspek desain, penjadwalan, dan estimasi biaya dalam satu model digital. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan BIM dimensi 4D (penjadwalan) dan 5D (estimasi biaya) pada proyek pembangunan gedung bertingkat. Studi kasus dilakukan dengan memanfaatkan perangkat lunak Autodesk Revit untuk pemodelan 3D, Microsoft Project untuk penyusunan jadwal, serta Navisworks untuk integrasi model dan simulasi visual penjadwalan.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pemodelan 3D menghasilkan representasi digital struktur yang akurat meliputi pondasi, kolom, balok, pelat lantai, tangga, dan rangka atap. Integrasi BIM 4D memungkinkan simulasi jadwal konstruksi yang lebih realistis, sehingga mempermudah identifikasi urutan pekerjaan, potensi tumpang tindih aktivitas, dan pengendalian keterlambatan. Estimasi biaya berbasis BIM 5D menghasilkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp185,47 miliar, dengan keunggulan berupa akurasi kuantitas yang lebih tinggi, kecepatan perhitungan, serta pengurangan risiko kesalahan input manual. Analisis skenario perubahan desain juga menunjukkan bahwa modifikasi elemen struktur dapat memengaruhi biaya tanpa menambah volume pekerjaan, yang berarti BIM mendukung fleksibilitas dalam manajemen biaya. Selain itu, analisis perubahan desain membuktikan bahwa biaya dapat dikendalikan tanpa menambah volume pekerjaan, sehingga BIM terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi perencanaan dan pengendalian proyek konstruksi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil > D4 Jasa Konstruksi |
| Depositing User: | Rahmawati S.Sos |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 00:45 |
| Last Modified: | 27 Feb 2026 00:57 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13325 |
