Search for collections on PNUP Repository

Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC

Reski Indriansyah and Mifta Ayatun Khoaviva (2025) Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC.BAB.I,II,III,DAN V.pdf] Text
Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC.pdf] Text
Rancang Bangun Dehidrator Jahe Dengan Pemanfaatan Panas Buangan Kondensor AC.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Jahe memiliki kandungan phytochemical group, gingerol, zingerone, dan shogaol yang berfungsi sebagi anti oksidan dan anti kanker. Dalam proses pengeringan jahe pada suhu tinggi dapat menyebabkan kandungan gingerol dalam jahe menjadi menurun. Oleh karena itu, dalam proses pengeringan jahe, dibutuhkan pengering dengan suhu rendah agar kandungan gingerol, zingerone, dan shogaol tidak rusak selama proses pengeringan. (Braun et al., 2002, dalam Santosa et al., 2021).
Beberapa metode pengeringan yang dapat dilakukan yaitu dengan cara konvensional menggunakan tenaga matahari, dehidrator dan menggunakan mesin kalor. (Patel et al., 2018, dalam Santosa et al., 2021). Penggunaan cabinet dryer yang panasnya bersumber dari panas buangan kondensor pendingin udara (AC) dapat dilakukan pada suhu rendah. Pengering dengan kombinasi heat pump dan tray dryer mempunyai beberapa keunggulan, diantaranya dapat mengatur suhu dan kelembaban serta bahan uji lebih bersih dan higienis karena tidak terkontaminasi dengan debu, kotoran, dan zat pencampur lainnya. (Yulita dan Wasiran, 2023).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan kinerja dehidrator jahe kombinasi heat pump dan tray dryer setelah penambahan filter dan exhaust fan. Metode pembuatan alat dimulai dengan tahap perancangan desain, persiapan alat dan bahan kemudian dilanjutkan dengan perakitan alat. Alat pengering ini terdiri dari kondensor, filter, saluran, dehidrator, exhaust, tray dryer dan cerobong. Pengujian pengering ini dilakukan dengan dua percobaan, yaitu percobaan berbeban dan tanpa beban.
Proses pengeringan efektif menurunkan kadar air jahe dari 73,5% menjadi 7,21% selama 5 jam, pada suhu rata-rata 51° C. Tingkat pengeringan tertinggi 4,2-5 g/m terjadi pada menit ke-30, dan seterusnya menurun. Sistem menghasilkan efisiensi pengeringan 79,19% dengan total konsumsi energi 2970 kJ.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Konversi Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 24 Feb 2026 01:22
Last Modified: 24 Feb 2026 01:22
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13287

Actions (login required)

View Item
View Item