Search for collections on PNUP Repository

Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-Layang

Nur Jelita and Taria (2025) Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-Layang. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-Layang.pdf] Text
Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-Layang.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-LayangL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf] Text
Uji Eksperimen Potensi Pembangkit Listrik Layang-LayangL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Laporan tugas akhir ini membahas Uji Eksperimen Pembangkit Listrik Layang-Layang dengan variasi panjang tali 10 m, 20 m, dan 30 m, serta perbedaan luas permukaan layang-layang sebesar 0,33 m² dan 0,17 m². Penelitian ini bertujuan menghasilkan alat uji yang mampu mengukur potensi tegangan, mengevaluasi efektivitas alat tersebut, serta mengidentifikasi parameter-parameter penting yang berpengaruh dalam pengujian potensi energi listrik dari sistem pembangkit listrik layang-layang. Dalam penelitian digunakan dua jenis layang-layang tradisional berbentuk belah ketupat dengan luas permukaan 0,33 m² dan 0,17 m². Bentuk keduanya sama sehingga digunakan nilai koefisien gaya angkat (CL) sebesar 0,8 dan koefisien gaya hambat (CD) sebesar 0,2. Nilai tersebut menunjukkan bahwa gaya angkat lebih dominan dibanding gaya hambat, dengan rasio sekitar 4:1, atau dapat diibaratkan 80% gaya angkat dan 20% gaya hambat.
Metode penelitian dilakukan dengan merancang dan mengoperasikan layang-layang yang terhubung ke sistem pul dan generator DC. Variasi panjang tali digunakan untuk melihat pengaruh terhadap ketinggian serta dinamika gerak layang-layang, sementara variasi luas permukaan dimaksudkan untuk membandingkan hubungan antara kecepatan angin dengan waktu tempuh, tegangan output, serta kestabilan layang-layang.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa kondisi nyata di lapangan berbeda dengan teori. Pada variasi panjang tali 30 meter, kecepatan angin yang terukur justru lebih rendah dibanding tali 10 meter dan 20 meter. Hal ini disebabkan oleh pengaruh turbulensi, arah angin, serta faktor aerodinamika layang-layang yang mengurangi kestabilan saat mencapai ketinggian tertentu. Selain itu, layang-layang dengan luas permukaan lebih besar terbukti lebih stabil dalam menghasilkan gaya angkat dibandingkan luas permukaan yang lebih kecil.
Kesimpulannya, alat uji yang dirancang efektif digunakan untuk mengukur tegangan. Variasi panjang tali, kecepatan angin, dan luas permukaan terbukti berpengaruh terhadap performa sistem pembangkit listrik layang-layang, dengan hasil yang menegaskan pentingnya mempertimbangkan kondisi turbulensi dan arah angin dalam pengujian lapangan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Konversi Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 24 Feb 2026 01:00
Last Modified: 24 Feb 2026 01:00
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13285

Actions (login required)

View Item
View Item