Search for collections on PNUP Repository

Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof

Junita Banne Iring and Muh. Hafizh Mahrus (2025) Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof.pdf] Text
Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof.BAB.I,II,III,DAN V.pdf] Text
Penerapan Thermoelectric Generator (TEG) Pada Green Roof.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat mendorong pengembangan teknologi ramah lingkungan, salah satunya adalah pemanfaatan panas matahari melalui Thermoelectric Generator (TEG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi TEG dalam menghasilkan energi listrik saat dipasang pada atap hijau (green roof), serta membandingkan output tegangan listrik TEG pada atap dengan variasi tanaman dan tanpa tanaman. Metode yang digunakan meliputi perancangan dan pembuatan alat uji dengan sepuluh unit TEG yang dipasang di bawah atap beton yang ditanami Rumput Gajah, Lantana, gabungan keduanya, serta atap tanpa tanaman. Data yang diukur adalah selisih temperatur (ΔT) dan tegangan keluaran TEG selama empat hari pengujian.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa TEG mampu menghasilkan tegangan listrik baik pada atap hijau maupun atap tanpa tanaman. Tegangan maksimum tertinggi diperoleh pada atap tanpa tanaman sebesar 0,170 V saat ΔT mencapai 16,1°C. Sementara itu, pada atap dengan Rumput Gajah, tegangan maksimum 0,079 V pada ΔT 8,8°C; dan pada atap dengan Lantana sebesar 0,086 V saat ΔT 4.0°C. Tegangan pada atap dengan gabungan kedua tanaman tercatat maksimum 0,161 V dengan ΔT 4.3°C, meskipun ΔT tetap lebih rendah daripada atap tanpa tanaman. Keberadaan tanaman hijau terbukti menurunkan suhu permukaan atap sehingga ΔT menjadi lebih kecil, yang berdampak pada tegangan keluaran TEG lebih rendah. Namun demikian, tegangan keluaran TEG pada atap hijau cenderung lebih stabil sepanjang waktu dibandingkan atap tanpa tanaman.
Kesimpulannya, penerapan TEG pada green roof tetap efektif menghasilkan tegangan listrik dari panas matahari. Meskipun nilai tegangan maksimum menurun akibat efek pendinginan tanaman, hasil ini mendukung konsep bangunan ramah lingkungan (green building) sekaligus memberikan kontribusi energi listrik terbarukan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Konversi Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 20 Feb 2026 02:24
Last Modified: 20 Feb 2026 02:24
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13241

Actions (login required)

View Item
View Item