Search for collections on PNUP Repository

Pra Rancangan Pabrik Asam Salisilat melalui Proses Karboksilasi Fenol dengan Metode Kolbe-Schmitt Kapasitas 4.000 Ton/Tahun

Aziz, Alifah Zakiyyah and Wahyuningsi, Reski (2025) Pra Rancangan Pabrik Asam Salisilat melalui Proses Karboksilasi Fenol dengan Metode Kolbe-Schmitt Kapasitas 4.000 Ton/Tahun. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
PRA RANCANGAN PABRIK ASAM SALISILAT MELALUI PROSES ..-compressed (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (9MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
PRA RANCANGAN PABRIK ASAM SALISILAT MELALUI PROSES KARBOKSILASI FENOL .... SAMPUL,Daftar Isi, ABSTRAK,BAB I,KESIMPULAN,Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Asam salisilat (C₇H₆O₃) merupakan bahan kimia yang memiliki peranan penting dalam industri farmasi dan kosmetik. Dalam bidang farmasi, asam salisilat digunakan sebagai bahan baku sintesis aspirin (asetilsalisilat) dan berbagai obat anti-inflamasi. Sementara dalam industri kosmetik, asam salisilat banyak dipakai sebagai bahan aktif produk perawatan kulit, terutama untuk mengatasi jerawat, eksfoliasi, dan perawatan kulit berminyak. Pendirian pabrik asam salisilat ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan industri dalam negeri yang terus meningkat, sekaligus membuka peluang ekspor ke negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Jepang dan Korea.
Pabrik asam salisilat direncanakan didirikan di Kawasan Industri Krakatau (KIK), Cilegon, Provinsi Banten dengan kapasitas produksi 4.000 ton/tahun dan beroperasi selama 330 hari/tahun. Produk samping yang dihasilkan berupa natrium sulfat (Na₂SO₄) yang masih memiliki nilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan dalam industri deterjen, tekstil, dan pulp & paper.
Proses yang digunakan adalah metode Kolbe-Schmitt, di mana fenol direaksikan dengan natrium hidroksida (NaOH) membentuk natrium fenolat, kemudian direaksikan dengan gas CO₂ tekanan 4,93 atm dan suhu 190℃ untuk menghasilkan natrium salisilat. Tahap akhir adalah proses pengasaman menggunakan H₂SO₄. Kemudian Tahap pemurnian melalui proses sentrifugasi dan rotary vakum dryer menghasilkan asam salisilat dengan kemurnian 99,5%.
Kebutuhan bahan baku utama untuk kapasitas produksi ini adalah fenol sebanyak 3255 ton/tahun, NaOH 50% (1538 ton/tahun), CO₂ (1624 ton/tahun), serta H₂SO₄ 60% (1754 ton/tahun).
Pada utilitas kebutuhan air sarana sebanyak 1.071 kg/jam, kebutuhan air pendingin (55463,4 kg/jam), kebutuhan air proses(370,76 kg/jam), dan kebutuhan air boiler (253,32 kg/jam).
Perusahaan berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) dengan struktur organisasi line and staff. Perusahaan dipimpin oleh seorang direktur dengan dukungan tenaga kerja sebanyak 104 orang yang terbagi ke dalam bagian produksi, pemeliharaan, administrasi, serta penelitian dan pengembangan (R&D) untuk mendukung kualitas produk sesuai standar farmasi dan kosmetik.
Hasil perhitungan analisa ekonomi menunjukkan Break Event Point (BEP) sebesar 55%, Return on Investment (ROI) sebesar 16 %, dan Pay Out Time (POT) selama 4 tahun. Analisa ekonomi menunjukkan bahwa pabrik asam salisilat dengan kapasitas 4.000 ton/tahun layak (feasible) didirikan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kimia > D4 Teknologi Rekayasa Kimia Berkelanjutan
Depositing User: Unnamed user with username 197509082001121002
Date Deposited: 12 Feb 2026 03:13
Last Modified: 12 Feb 2026 03:13
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13201

Actions (login required)

View Item
View Item