Search for collections on PNUP Repository

Ekstraksi Senyawa Fenolik Dari Daun Jeruk Nipis Dengan Metode Sonikasi

Rubiah, Rubiah and Nurfadila, Yuanisa (2025) Ekstraksi Senyawa Fenolik Dari Daun Jeruk Nipis Dengan Metode Sonikasi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
EKSTRAKSI SENYAWA FENOLIK DARI DAUN JERU NIPIS ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
EKSTRAKSI SENYAWA FENOLIK DARI DAUN JERUK NIPIS ... SAMPUL,ABSTRAK,BAB I,II,III,V,Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Indonesia memiliki kekayaan hayati yang melimpah, salah satunya adalah tanaman jeruk nipis (Citrus Aurantiifolia) yang daunnya mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti flavonoid, polifenol, tanin, saponin, dan alkaloid dengan aktivitas potensial sebagai antioksidan, antibakteri, serta antiinflamasi. Senyawa fenolik yang merupakan metabolit sekunder penting telah banyak diteliti manfaatnya, namun hasil ekstraksi sangat dipengaruhi oleh metode yang digunakan. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi optimum ekstraksi senyawa fenolik dari daun jeruk nipis dengan metode sonikasi. Sonikasi merupakan teknik modern yang memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mempercepat proses ekstraksi, sedangkan asam sitrat (C6H8O7) 7% dipilih sebagai pelarut karena bersifat ramah lingkungan, ekonomis, dan efektif melarutkan senyawa fenolik. Pada penelitian ini, 10 g serbuk daun jeruk nipis diekstraksi menggunakan 100 mL asam sitrat (C6H8O7) 7% dengan variasi waktu 35, 40, dan 45 menit serta suhu 30, 35, 40, dan 45°C. Kadar senyawa fenolik dianalisis dengan metode Folin–Ciocalteu menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 750 nm, sedangkan identifikasi senyawa dilakukan dengan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada suhu 35°C dengan lama ekstraksi 45 menit, menghasilkan kadar senyawa fenolik sebesar 10,0918 mg GAE/g ekstrak. Suhu di atas 40°C menyebabkan penurunan kadar fenol akibat degradasi termal. Analisis GC-MS pada kondisi optimum mendeteksi 91 senyawa, termasuk tiga senyawa fenolik utama. Dengan demikian, metode sonikasi pada suhu rendah dengan waktu ekstraksi yang cukup lama terbukti efektif meningkatkan kandungan fenolik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kimia > D3 Analisis Kimia
Depositing User: Unnamed user with username 197509082001121002
Date Deposited: 11 Feb 2026 03:17
Last Modified: 11 Feb 2026 03:17
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13181

Actions (login required)

View Item
View Item