Search for collections on PNUP Repository

Ekstraksi Antosianin Dari Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) Menggunakan Metode Sonikasi

Isra, Muhammad and Smart, Jeanne (2025) Ekstraksi Antosianin Dari Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) Menggunakan Metode Sonikasi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
EKSTRAKSI ANTOSIANIN DARI KULIT BUAH KAKAO ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
EKSTRAKSI ANTOSIANIN DARI KULIT BUAH KAKAO ... SAMPUL,ABSTRAK,BAB I,II,III,V,Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Kulit buah kakao merupakan limbah agroindustri yang mencapai sekitar 70% dari total berat buah dan masih jarang dimanfaatkan secara optimal. Salah satu senyawa bernilai tambah yang dikandungnya adalah antosianin, pigmen alami dengan aktivitas antioksidan tinggi yang berpotensi digunakan dalam industri pangan, minuman, kosmetik, dan farmasi. Metode sonikasi (ultrasound-assisted extraction/UAE) dipilih dalam penelitian ini karena mampu mempercepat proses, meningkatkan hasil, dan menjaga stabilitas senyawa dibandingkan metode konvensional. Sampel dikeringkan pada suhu 50°C, dihaluskan, diayak, lalu diekstraksi menggunakan etanol 70% dengan penambahan 1% asam sitrat. Proses sonikasi dilakukan pada suhu 30°C dengan variasi waktu 20, 25, 30, 35, dan 40 menit. Kadar antosianin dianalisis menggunakan metode pH diferensial (UV-Vis), komponen bioaktif diidentifikasi dengan GC-MS, dan gugus fungsi dianalisis menggunakan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan kadar antosianin meningkat seiring waktu sonikasi hingga mencapai nilai optimum 16,7 mg/L pada 30 menit, kemudian menurun pada waktu lebih lama akibat degradasi pigmen. Analisis GC- MS mendeteksi lima senyawa utama, yaitu Umckalin 2-methylpropionate, 1-Gala- 1-ido-octose, D-Mannoheptulose, D-Allose, dan Phenol 3,5-bis(1,1- dimethylethyl), yang menunjukkan adanya fragmen aglikon, glikosidik, serta senyawa fenolik dengan potensi aktivitas antioksidan. Analisis FTIR menegaskan keberadaan gugus –OH, C=O, C–H alifatik, dan C–O glikosida yang konsisten dengan struktur antosianin dan flavonoid. Dengan demikian, waktu sonikasi 30 menit merupakan kondisi optimum untuk memperoleh antosianin dari kulit kakao. Proses ini efektif dan berpotensi dikembangkan untuk mengolah limbah kakao menjadi bahan baku bernilai tambah di bidang pangan fungsional, kosmetik, maupun farmasi.

Kata kunci: Kulit buah kakao, antosianin, sonikasi, Uv-Vis, GC-MS, FTIR

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kimia > D3 Analisis Kimia
Depositing User: Unnamed user with username 197509082001121002
Date Deposited: 10 Feb 2026 07:14
Last Modified: 10 Feb 2026 07:14
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13171

Actions (login required)

View Item
View Item