Search for collections on PNUP Repository

Pembuatan Karbon Aktif Magnetik dari Kulit Singkong Untuk Menurunkan Kadar Fe

Hambali, A. Miftah Alya Patrisya and Alimin, Jumriani (2025) Pembuatan Karbon Aktif Magnetik dari Kulit Singkong Untuk Menurunkan Kadar Fe. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
PEMBUATAN KARBON AKTIF MAGNETIK DARI KULIT SINGKONG ....pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
PEMBUATAN KARBON AKTIF MAGNETIK DARI KULIT SINGKONG ... SAMPUL,ABSTRAK,BAB I,II,III,V,Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini membahas pemanfaatan limbah kulit singkong sebagai bahan baku untuk pembuatan karbon aktif yang dimodifikasi dengan magnetit (Fe₃O₄) guna menurunkan kadar besi (Fe) pada air. Karbon aktif dikenal memiliki kemampuan adsorpsi tinggi dan kulit singkong mengandung karbon sekitar 59,31% sehingga potensial dijadikan bahan baku adsorben. Untuk meningkatkan performanya, karbon aktif dimodifikasi dengan magnetit agar memiliki sifat magnet sehingga lebih mudah dipisahkan dari air setelah proses adsorpsi. Karbon aktif yang diperoleh dikompositkan dengan magnetit melalui metode kopresipitasi. Produk karbon aktif magnetik yang dihasilkan kemudian diuji kualitasnya meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, daya serap iodin, kadar karbon tetap, dan dianalisis karakteristik permukaannya menggunakan instrumen FTIR dan BET serta diuji kemampuan penurunan Fe pada air dengan spektrofotometer UV–Vis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karbon aktif magnetik dari kulit singkong memiliki gugus fungsi Fe–O pada bilangan gelombang 580 cm⁻¹ sesuai hasil FTIR yang menandakan keberhasilan pembentukan komposit magnetit. Luas permukaan yang diperoleh melalui analisis BET adalah 208,759 m²/g, lebih tinggi daripada karbon aktif biasa sebesar 181,579 m²/g. Dari pengujian kualitas diperoleh bahwa hanya parameter kadar air (3,8–7,6%) yang memenuhi standar SNI 06-3730-1995 (maksimum 15%), sedangkan parameter kadar abu (16,31%), kadar zat terbang (45–47%), daya serap iodin (627 mg/g, standar minimal 750 mg/g), dan kadar karbon tetap (36–40%, standar minimal 65%) belum memenuhi standar. Meski demikian, karbon aktif magnetik menunjukkan kinerja adsorpsi Fe yang lebih tinggi dibanding karbon aktif biasa dengan efisiensi penurunan kadar besi mencapai ±89% pada waktu kontak optimum. Penelitian ini membuktikan bahwa kulit singkong berpotensi sebagai bahan baku karbon aktif magnetik ramah lingkungan untuk menurunkan kadar Fe dalam air, meskipun parameter mutu produk masih perlu ditingkatkan melalui optimasi proses karbonisasi dan aktivasi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kimia > D3 Analisis Kimia
Depositing User: Unnamed user with username 197509082001121002
Date Deposited: 05 Feb 2026 01:42
Last Modified: 05 Feb 2026 01:42
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13125

Actions (login required)

View Item
View Item