Rahman, Fakhrury Fathu (2025) Kinerja Biaya Dan Waktu Dengan Metode Earned Value Pada Konstruksi Infrastruktur Keairan Di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Studi Kasus : Proyek Perimeter & Tanggul Penanggulangan Banjir Di Klaster Java 3, Bali Regency & Bali Thailand Dan Jembatan Poros Baruga Klaster Golden). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Kinerja Biaya Dan Waktu Dengan Metode Earned Value Pada Konstruksi....pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
Kinerja Biaya Dan Waktu Dengan Metode Earned Value Pada Konstruksi ......pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (13MB)
Abstract
Penelitian ini membahas kinerja biaya dan waktu pada pekerjaan Perimeter dan Tanggul Penanggulangan Banjir di kawasan Java 3, Bali Regency, dan Bali Thailand. Latar belakang penelitian muncul dari kondisi proyek konstruksi yang sering mengalami ketidaksesuaian antara rencana dan pelaksanaan, baik dari sisi biaya maupun waktu. Pada kasus proyek ini, wilayah perumahan tersebut sebelumnya terdampak banjir sehingga pembangunan tanggul dan sistem pengendalian air harus dilaksanakan secara efektif, tepat waktu, dan efisien biaya. Untuk memastikan pencapaian tersebut, diperlukan metode evaluasi kinerja yang mampu memberikan gambaran objektif terkait kemajuan fisik dan penggunaan anggaran.
Metode Earned Value digunakan sebagai alat analisis utama karena mampu menggabungkan aspek biaya dan waktu dalam satu sistem penilaian. Dengan menggunakan indikator seperti Cost Performance Index (CPI) dan Schedule Performance Index (SPI), penelitian ini mengevaluasi apakah proyek berjalan efisien secara biaya serta apakah pelaksanaannya mengikuti jadwal yang telah direncanakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek berada dalam kondisi efisien biaya, ditunjukkan oleh nilai CPI rata-rata 1,10 (>1) yang berarti nilai pekerjaan yang diselesaikan lebih besar dibandingkan biaya yang dikeluarkan. Namun, dari sisi waktu, proyek mengalami keterlambatan karena nilai SPI rata-rata 0,99 (<1), yang mengindikasikan progres fisik sedikit lebih lambat dibandingkan jadwal. Berdasarkan proyeksi awal, proyek diperkirakan akan mengalami keterlambatan 12 hari (dari 187 hari menjadi 199 hari).
Untuk mengatasi kondisi tersebut, dilakukan upaya percepatan dengan metode crashing pada pekerjaan yang berada di jalur kritisPenambahan tenaga kerja dilakukan satu siklus, yang terbukti meningkatkan produktivitas secara signifikan dan mengurangi durasi masing-masing pekerjaan. Biaya tambahan akibat crashing berasal dari selisih biaya normal dan biaya percepatan setelah crashing diterapkan, durasi proyek dapat kembali sesuai rencana awal sehingga potensi keterlambatan berhasil dihilangkan tanpa menyebabkan pembengkakan biaya secara signifikan.
Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa EVM efektif digunakan untuk memantau kinerja proyek, sedangkan crashing menjadi strategi tepat untuk mengatasi keterlambatan pada pekerjaan kritis. Kombinasi kedua metode ini membantu memastikan proyek berjalan efisien, terukur, dan terkendali dari sisi biaya maupun waktu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil > D4 Jasa Konstruksi |
| Depositing User: | Rahmawati S.Sos |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 06:01 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 06:01 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12944 |
