Search for collections on PNUP Repository

Penjadwalan Dan Alokasi Alat Berat Pada Penanganan Longsoran Dengan Metode Line Of Balance ( Studi Kasus : Preservasi Jalan Bangkae - Enrekang – Batas Kab. Tana Toraja)

Aryanti, Rini Dwi and Sudirman, Muhammad Ramadhan (2025) Penjadwalan Dan Alokasi Alat Berat Pada Penanganan Longsoran Dengan Metode Line Of Balance ( Studi Kasus : Preservasi Jalan Bangkae - Enrekang – Batas Kab. Tana Toraja). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V] Text (Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V)
PENJADWALAN DAN ALOKASI ALAT BERAT PADA PENANGANAN LONGSORAN ........pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[thumbnail of Tugas Akhir (Full Text)] Text (Tugas Akhir (Full Text))
PENJADWALAN DAN ALOKASI ALAT BERAT PADA PENANGANAN LONGSORAN ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Alat berat merupakan faktor penting dalam pelaksanaan proyek konstruksi jalan, khususnya pada pekerjaan dengan aktivitas berulang seperti penanganan longsoran. Efisiensi penggunaan alat berat berpengaruh langsung terhadap waktu, biaya, dan kualitas pekerjaan. Dalam studi ini dilakukan analisis penjadwalan dan alokasi alat berat menggunakan metode Line of Balance (LoB) untuk memastikan kontinuitas kerja, meminimalkan waktu idle, dan mengoptimalkan kinerja alat pada Proyek Preservasi Jalan Bangkae – Enrekang – Batas Kab. Tana Toraja.
Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerjaan penanganan longsoran mencakup beberapa item utama, yaitu galian biasa, timbunan, serta pemasangan geotekstil. Data produktivitas alat di lapangan diperoleh melalui perhitungan siklus kerja. Excavator memiliki kapasitas produksi sekitar 84,72 m³/jam, dump truck sekitar 45,17 m³/jam, sedangkan vibratory roller mampu mencapai lebih dari 200 m³/jam tergantung kondisi lapisan dan jumlah lintasan. Dari perhitungan kebutuhan alat, diperoleh kombinasi optimal yaitu 1 unit excavator, 18 unit dump truck, serta 1 unit vibratory roller, dengan jumlah disesuaikan berdasarkan jenis pekerjaan.
Dengan penerapan metode Line of Balance, rotasi dan distribusi alat berat dapat diatur lebih efektif. Penggunaan indikator RAE (Ratio Alat Efektif/Terjadwal), RAC (Ratio Alat Cadangan/Menganggur), dan RATT (Ratio Alat Tidak Tetap) membantu meninjau efisiensi penjadwalan serta kesiapan alat. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa metode ini mampu mengurangi konflik antar aktivitas..

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D3 Teknik Konstruksi Sipil
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 15 Dec 2025 04:06
Last Modified: 15 Dec 2025 04:09
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12908

Actions (login required)

View Item
View Item