Kurnia, Nur Indah (2024) Analisis Redaman Serat terhadap kinerja Sistem Komunikasi Fiber Optic (Studi Kasus Di PT.Telkom Divisi Netre Kota Makassar). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
ANALISIS REDAMAN SERAT TERHADAP KINERJA SISTEM ....pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
ANALISIS REDAMAN SERAT TERHADAP KINERJA SISTEM ...SAMPUL,ABSTRAK,BAB I,II,III,V,Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (3MB)
Abstract
Nur Indah Kurnia, 2024. Analisis Redaman Serat terhadap Kinerja Sistem Komunikasi Fiber Optic (Studi Kasus di PT. Telkom Divisi Netre Kota Makassar), Skripsi, Program Studi Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang. Pembimbing Arni Litha, S.T., M.T., dan Nuraeni Umar, S.T., M.T.
Tulisan ini membahas tentang analisis redaman serat terhadap kinerja sistem komunikasi fiber optic (studi kasus di PT.Telkom Divisi Netre Kota Makassar). Tujuan penelitian ini untuk mengetahu penyebab utama redaman dan daya, serta melakukan perhitungan dan perbandingan berdasarkan standar ITU-T dan standar Rx Sensitivitas. Penelitian ini mengambil studi kasus pada jalur backbone distribusi link Pettarani-Panakkukang dan Panakkukang-Balaikota di wilayah PT. Telkom Indonesia Makassar. Untuk memberikan solusi perlu adanya langkah pemeliharaan yang tepat, maka penelitian ini berfokus pada dampak rugi-rugi redaman FO singlemode yang ditimbulkannya. Metode penelitian berupa pengukuran data redaman menggunakan OTDR dan OPM, serta analisis optimasi power link budget. Objek pengukuran meliputi seluruh FO singlemode link Pettarani-Panakkukang dengan 12 core idle, link Panakkukang-Balaikota tersisa 2 core idle. hasil pada link Pettarani – Panakkukang, core 9 memiliki redaman (��) sebesar 0.855 dB dan panjang kabel 3.8767 km, sedangkan pada link Panakkukang-Balaikota core 95 memiliki redaman sebesar 3.587 dB dan panjang kabel 10.2696 km. Hal ini menunjukkan bahwa core 9 pada link Pettarani-Panakkukang memiliki daya sinyal optik yang lebih baik daripada core 94 pada link Panakkukang-Balaikota. Dari nilai atenuasi serat optik, hasil analisa power link budget diperoleh dari hasil perhitungan nilai Rx lebih kecil jika dibandingkan dengan -22 dBm nilai sensitivitas Rx, maka dapat dikatakan kinerja sistem komunikasi serat optik pada link dalam keadaan normal dan dapat digunakan untuk beroperasi karena output daya dapat diterima oleh penerima di perangkat.
Kata kunci : Fiber Optic, Redaman, Analisis, Power Link budget
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with username 197509082001121002 |
| Date Deposited: | 10 Nov 2025 03:30 |
| Last Modified: | 10 Nov 2025 03:30 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12802 |
