Search for collections on PNUP Repository

Studi Eksperimental Penggunaan Coconut Shell Ash (Csa) Sebagai Pengganti Sebagian Semen Pada Beton

Natasya, Mutiara Chantika Dwi Arkhila and Wahyulianti, Wahyulianti (2025) Studi Eksperimental Penggunaan Coconut Shell Ash (Csa) Sebagai Pengganti Sebagian Semen Pada Beton. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
STUDI EKSPERIMENTAL BANGUNAN Coconut Shell Ash ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[thumbnail of Sampul, Bab I – Bab III dan Bab V] Text (Sampul, Bab I – Bab III dan Bab V)
STUDI EKSPERIMENTAL BANGUNAN Coconut Shell Ash ...pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)

Abstract

Beton merupakan material konstruksi yang telah digunakan sejak lama dan menjadi komponen utama dalam berbagai pembangunan infrastruktur. Namun, proses produksi semen sebagai bahan utama beton menghasilkan emisi karbon dioksida dalam jumlah besar yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Kondisi ini mendorong berbagai penelitian untuk mencari bahan alternatif yang dapat menggantikan sebagian penggunaan semen dalam campuran beton. Salah satu alternatif yang dipilih adalah Coconut Shell Ash (CSA), yang berpotensi digunakan sebagai pengganti sebagian semen karena kandungan silika reaktifnya serta ketersediaannya yang melimpah sebagai limbah pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan CSA terhadap sifat mekanis beton, khususnya kuat tekan (f’c), kuat lentur (fr), dan kuat tarik belah (fct). Metode yang digunakan adalah eksperimen di laboratorium dengan mengganti sebagian semen menggunakan variasi persentase CSA pada campuran beton normal. Variasi campuran yang diuji meliputi beton 0% CSA, 5% CSA, 10% CSA, dan 15% CSA.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuat tekan rata-rata beton normal dengan 0% CSA sebesar 33,65 MPa, pada variasi 5% CSA sebesar 24,37 MPa, variasi 10% CSA sebesar 22,31 MPa, dan variasi 15% CSA sebesar 22,01 MPa. Pada pengujian kuat lentur, beton normal (0% CSA) menghasilkan nilai sebesar 4,44 MPa, sedangkan pada variasi 5% CSA sebesar 3,17 MPa, 10% CSA sebesar 2,75 MPa, dan 15% CSA sebesar 2,51 MPa. Sementara itu, hasil uji kuat tarik belah menunjukkanbeton normal (0% CSA) memiliki nilai sebesar 3,81 MPa, pada variasi 5% CSA sebesar 2,95 MPa, variasi 10% CSA sebesar 2,63 MPa, dan variasi 15% CSA sebesar 1,97 MPa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi kadar CSA yang digunakan sebagai pengganti sebagian semen, maka sifat mekanis beton yang diuji mengalami penurunan secara linear berbanding lurus dengan penambahan persentase CSA. Namun, berdasarkan penelitian, penambahan CSA sebesar 5% hingga 10% dalam campuran beton masih memberikan hasil yang cukup optimal dan dapat diterima, karena penurunan kekuatan tidak terlalu signifikan serta tetap

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D4 Perancangan Bangunan Gedung
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 28 Feb 2026 02:46
Last Modified: 28 Feb 2026 02:49
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12697

Actions (login required)

View Item
View Item