Fatah, Zidane Alfiansyah (2024) Perbandingan Proteksi Penangkal Petir Antara Igres Grounding Shield Wire (Gsw) Dan Igres Arcing Horn Pada Saluran Transmisi 150 Kv. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
SAMPUL, BAB I, II, III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (7MB)
PERBANDINGAN PROTEKSI PENANGKAL PETIR ANTARA IGRES GROUNDING SHIELD WIRE (GSW) DAN IGRES ARCING HORN PADA SALURAN TRANSMISI 150 kV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini membahas tentang permasalahan petir terhadap saluran transmisi yang dimana petir dapat mengganggu kestabilan tegangan dan dapat memberikan tegangan lebih pada saluran transmisi.Penlitian ini dilakukan untuk membandingkan Proteksi Penangkal Petir Antara Igres Grouding Shield Wire dan Igre Arcing Horn. Analisis dilakukan untuk melihat kedua penangkal petir yang mana lebih efektif dalam mengurangi gangguan pada Saluran Transmisi 150 kV . Penelitian ini menggunakan data sekunder yang didapatkan pada tanggal 16 November 2023. Dengan menggunakan ATP Draw untuk melakukan simulasi perbandingan antara kedua jenis penangkal petir yaitu, Grounding Shield Wire Dan Arcing Horn.Metode yang digunakan yaitu metode perbandingan yang dimana membandingkan kedua penangkal petir yang akan di uji. Dari kedua sistem Penangkal Petir yang disimulasikan yakni, Grounding Shield Wire dan Arcing Horn. Diketahui Sistem Grounding Shield Wire Lebih Efektif karena disaat terjadinya Sambaran Langsung Pada kedua penangkal petir tersebut Grounding Shield Wire mendapatkan Tegangan yang Lebih Rendah dengan arus sambaran 60 kA. Pada Tegangan yang di terima Grounding Shield Wire yaitu Fasa R 2.416,12 kV, Fasa S 1.607,17 kV, Fasa T 1.466,54 kV. Sedangkan Arcing Horn Fasa R 3.142,96 kV, Fasa S 2.670,37 kV, Fasa T 2.240,39 kV. Perbedaaan Efesiensi kedua penangkal petir dengan tata letak yang berbeda dapat diketahui bahwa penangkal petir yang lebih tinggi tata letaknya lebih efisien, Grounding Shield Wire dapat menangkap petir lebih mudah dan melindungi konduktor fasa, dengan anggapan petir menyambar diatas konduktor (Kawat Grounding Shield Wire) tidak langsung menyambar konduktor fasa. Dan diketahui pengujian kedua pentanahan memiliki hasil yang berbeda, Sistem Igres lebih efisien karena dapat menyalurkan arus petir ketanah sebesar 34.134 A. Sedangkan Pentanahan Biasa dapat membuang arus petir ketanah sebesar 15.812 A.
Kata kunci: Saluran Transmisi,Petir, Grounding Shield Wire, Arcing Horn, Igres
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik |
| Depositing User: | Sahriana S.Sos |
| Date Deposited: | 15 Aug 2025 02:01 |
| Last Modified: | 15 Aug 2025 02:01 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12547 |
