Search for collections on PNUP Repository

Analisis Jatuh Tegangan Pada Penyulang Rantepao Di Gardu Induk Makale Akibat Variasi Musim Pltmh Madong 2 X 5 Mw

Yunianto, Rudi (2024) Analisis Jatuh Tegangan Pada Penyulang Rantepao Di Gardu Induk Makale Akibat Variasi Musim Pltmh Madong 2 X 5 Mw. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL, BAB I, II, III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (6MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS JATUH TEGANGAN PADA PENYULANG RANTEPAO DI GARDU INDUK MAKALE AKIBAT VARIASI MUSIM PLTMH MADONG 2 x 5 MW.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tana Toraja, dengan ibu kota Rantepao, sangat bergantung pada listrik untuk berbagai aktivitas. PLN berupaya mengoptimalkan energi terbarukan sesuai Keputusan Presiden RI No. 112 Tahun 2022. PLTMH Madong diharapkan mendukung operasi yang andal, ekonomis, berkualitas tinggi, dan ramah lingkungan. Analisis kualitas tegangan pada PLTMH Madong diperlukan untuk memastikan operasi efisien sepanjang tahun, dengan mempertimbangkan dampak variasi musim terhadap aliran air dan kualitas tegangan. Dari sisi ekonomis, analisis susut jaringan pada PLTMH sistem Rantepao membantu memahami dan mengurangi kehilangan daya selama dipengaruhi oleh perubahan musim.
Pelaksanaan analisis kualitas tegangan dan susut jaringan terhadap variasi musim dilakukan dengan beberapa metode. Metode JF Mock untuk menghitung dan menganalisis data historis curah hujan, debit air, dan kondisi cuaca guna memahami pola musiman dan pengaruhnya pada aliran air. Selanjutnya dilakukan simulasi dan pemodelan sistem menggunakan perangkat lunak ETAP yang sebelumnya sudah dilakukan validasi statis, memverifikasi hasil simulasi dengan data lapangan aktual melalui pengukuran tegangan dan arus pada berbagai titik di sistem. Menganalisis hubungan antara variasi musim dan perubahan kualitas tegangan serta susut jaringan menggunakan teknik statistik korelasi,dan selanjutnya untuk menentukan signifikansi perbedaan kualitas tegangan dan susut jaringan antara musim hujan dan musim kemarau dilakukan melalui metode Uji-T. Metode ini memberikan pemahaman komprehensif tentang pengaruh variasi musim pada PLTMH Madong, membantu dalam pengelolaan dan peningkatan efisiensi sistem.
Tegangan pada setiap Bus bervariasi sesuai daya mampu PLTMH, Pada WBP, tegangan bus berkisar dari 17.95 kV hingga 20.7 kV di Bus PLTMH dan dari 17.19 kV hingga 19.31 kV di bus Bus GH RANTEPAO. Selama LWBP, tegangan di setiap Bus sedikit lebih tinggi. Tegangan pada Bus GH RANTEPAO selama WBP dengan kemampuan PLTMH sebesar 20% atau 2.19 MW adalah 17.71 kV, menunjukkan kualitas tegangan yang buruk karena berada di bawah standar (SPLN) yang berlaku yaitu +5 % dan -10 % dari 20 kV. Susut daya tertinggi pada daya keluaran PLTMH 0% dengan Susut (12.0%) dan daya keluaran PLTMH 100% dengan Susut (11.2%). Susut daya rendah pada daya keluaran PLTMH 60% dengan Susut (6.1%) dan daya keluaran PLTMH 40% dengan Susut (4,3%). Efisiensi optimal pada 60% (WBP) dan 40% (LWBP). Dan dari hasil Uji T tegangan saat LWBP tidak berbeda signifikan dari 20 kV (t = -0.824, p = 0.420) dan WBP berbeda signifikan dari 20 kV (t = -3.636, p = 0.002). Tegangan LWBP sesuai SPLN, WBP tidak pada beberapa bus.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 05 Aug 2025 06:27
Last Modified: 05 Aug 2025 06:27
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12512

Actions (login required)

View Item
View Item