Search for collections on PNUP Repository

Perbaikan Jatuh Tegangan Melalui Perancangan Penambahan Express Feeder Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Lompoe Pt. Pln (Persero) Ulp Mattirotasi

Massal, Nik Abdul Aziz (2024) Perbaikan Jatuh Tegangan Melalui Perancangan Penambahan Express Feeder Pada Jaringan Distribusi 20 Kv Penyulang Lompoe Pt. Pln (Persero) Ulp Mattirotasi. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL, BAB I, II, III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
PERBAIKAN JATUH TEGANGAN MELALUI PERANCANGAN PENAMBAHAN EXPRESS FEEDER PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV PENYULANG LOMPOE PT. PLN (Persero) ULP MATTIRO.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penyulang Lompoe beroperasi di bawah layanan PT. PLN (Persero) ULP Mattirotasi dan disuplai oleh gardu induk Parepare. Jaringan ini menggunakan pola radial dengan panjang saluran 53,90 kms. Melayani pelanggan di area perumahan dan beberapa fasilitas umum seperti rumah sakit, bank, bangunan ibadah dan fasilitas lainnya. Adapun tujuan dari penilitian ini ialah untuk menganalisis kondisi jatuh tegangan sebelum dan sesudah pemasangan express feeder. Dengan menggunakan aplikasi Electrical Transcient Analysis Program (ETAP) kita dapat menganalisis kondisi tegangan pada jaringan distribusi pada Penyulang Lompoe. Maka didapatkan hasil yakni, terjadi penurunan atau jatuh tegangan pada penyulang ini, dan salah satu penyebab utamanya adalah panjang saluran itu sendiri, dengan tegangan terima terendah pada ujung saluran yang ditinjau melalui simulasi aliran daya terjadi pada Bus 134 sebesar 17,905 kV, dengan kondisi undervoltage dan dalam status kritis dengan persentase jatuh tegangan sebesar 11,230%. Kondisi tegangan yang disalurkan melebihi batas standar drop voltage yaitu -10% (18kV). Penambahan penyulang langsung (express feeder) dapat memperbaiki nilai jatuh tegangan pada ujung saluran. Express Feeder dipasang mengikuti jalur terdekat antara gardu induk dan bus yang mengalami kondisi kritis. Pada posisi tersebut diperkirakan beban terbagi rata. Dengan adanya express feeder ini membuat beban pada penyulang Lompoe memiliki 2 suplai yaitu jaringan eksisting dan jaringan yang baru yakni express feeder. Setelah penambahan jaringan baru ini nilai tegangan pada bus diujung saluran menjadi stabil. Tegangan yang beroperasi pada Bus 134 sebesar 18,397 kV dengan persentase jatuh tegangan 8,792%. Dengan demikian jatuh tegangan pada penyulang Lompoe tidak melebihi batas dan telah memenuhi standar SPLN 72 :1987.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 15 Jul 2025 03:03
Last Modified: 15 Jul 2025 03:03
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12380

Actions (login required)

View Item
View Item