Search for collections on PNUP Repository

Analisis Perbandingan Keandalan Sistem Distribusi Ulp Malili Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis Dan Section Technique

Anugerah, Hendrian (2024) Analisis Perbandingan Keandalan Sistem Distribusi Ulp Malili Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis Dan Section Technique. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL, BAB I, II, III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS PERBANDINGAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI ULP MALILI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN SECTION TECHNIQUE.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penyulang Wasuponda beroperasi di bawah layanan PT. PLN (Persero) ULP Malili dan disuplai oleh gardu induk Malili. Jaringan ini menggunakan pola radial dengan panjang saluran 13,02 kms. Melayani pelanggan di area perumahan dan beberapa fasilitas umum seperti rumah sakit, bank, bangunan ibadah dan fasilitas lainnya. Adapun tujuan dari penilitian ini ialah untuk menganalisis perbandingan keandalan sistem distribusi menggunakan metode FMEA dan Section Technique. Dengan menggunakan 2 metode untuk menganalisis keandalan Penyulang Wasuponda. Maka didapatkan hasil yakni, nilai SAIDI yang didapatkan pada metode FMEA sebesar 4,844703 jam/tahun/pelanggan , pada metode section technique sebesar 5,0411 jam/tahun/pelanggan jika dibandingkan dengan standar PLN, yaitu SPLN No. 68 tahun 1986 dengan nilai SAIDI 21 jam/tahun/pelanggan maka selisih dari metode FMEA sebesar 16,155297 jam/tahun/pelanggan , dan selisih pada metode section technique sebesar 15,9589 jam/tahun/pelanggan. Adapun nilai SAIFI yang didapatkan pada metode FMEA sebesar 1,949958 jam/tahun/pelanggan, pada metode section technique sebesar 2,2034 jam/tahun/pelanggan, jika dibandingkan dengan standar PLN, yaitu SPLN No. 68 tahun 1986 dengan nilai dan SAIFI 3,2 kali/tahun/pelanggan. Maka selisih dari metode FMEA sebesar 1,25 kali/tahun/pelanggan,dan selisih pada metode section technique sebesar 0,996. Nilai SAIFI dan SAIDI pada penyulang Wasuponda masih di bawah standar PT. PLN (Persero) sesuai SPLN No. 59 Tahun 1985 yang dimana analisis menggunakan metode FMEA memiliki nilai keandalan yang lebih baik dibandingkan dengan metode Section Technique.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 16 Jun 2025 02:45
Last Modified: 16 Jun 2025 02:45
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12177

Actions (login required)

View Item
View Item