Hasri, Hasri and Amalia Ilmi H, Putri (2024) Pengendalian Risiko Pada Proyek Konstruksi Mamminasata Segmen Ii (Studi Kasus Jembatan Sungai Maros Iii). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
PENGENDALIAN RISIKO PADA PROYEK KONSTRUKSI MAMMINASATA SEGMEN II ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (67MB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Sampul, BAB I, BAB II, BAB III dan BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (65MB)
Abstract
Konektifitas antar wilayah berperan penting dalam proses keberlanjutan ekonomi Indonesia dan meningkatkan pertumbuhan pusat-pusat ekonomi baru. Jembatan merupakan salah satu infrastruktur penting yang mampu menyediakan dan menciptakan konektifitas antar wilayah tersebut. Namun, dalam proses pembangunannya, jembatan memiliki banyak risiko kecelakaan konstruksi yang masif terjadi. Hal ini menyebabkan pentingnya penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan pada proses pembangunannya.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan suatu metode pengendalian terhadap risiko keselamatan konstruksi pada proyek jembatan dengan mengetahui deretan penyebab dari timbulnya risiko pada tahap pelaksanaan konstruksi. Risiko-risiko yang muncul dari berbagai item pekerjaan pada pelaksanaan konstruksi dilakukan analisis skala prioritas dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan dilakukan perangkingan terhadap tingkat risikonya dengan menggunakan metode logika fuzzy. Risiko-risiko prioritas dengan tingkat risiko tinggi kemudian diberikan metode penanganan yang sesuai sebagai bentuk dari pengendalian dan pencegahan risiko.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa item pekerjaan dengan skala risiko prioritas tertinggi merupakan pekerjaan pembebasan lahan. Dari hasil analisis tingkat risiko didapatkan sebanyak 106 risiko yang merupakan risiko tingkat sedang dan 13 risiko yang termasuk risiko tingkat tinggi. Berdasarkan tingkat prioritas risiko didapati 70% risiko dengan prioritas tinggi berjumlah 35 risiko. Risiko-risiko prioritas tinggi tersebut terdiri dari 6 risiko pada pekerjaan mobilisasi, 11 risiko pada pekerjaan tanah dan geosintetik, 12 risiko pada pekerjaan struktur, 2 risiko pada pekerjaan lain-lain dan 4 risiko pada pekerjaan pembebasan lahan. Dari risiko-risiko yang ada didapati bahwa metode pengendalian yang paling dominan untuk mecegah dan mengendalikan risiko yang muncul merupakan pengendalian administratif yang menjadi bagian utama dari setiap pengendalian risiko yang ada.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil > D4 Jasa Konstruksi |
| Depositing User: | Rahmawati S.Sos |
| Date Deposited: | 22 May 2025 02:40 |
| Last Modified: | 22 May 2025 03:04 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/12040 |
