Dewantari, Amela Ayunda and Ibnu, Muammar (2024) Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Dengan Menggunakan Software Ptv Vissim (Studi Kasus : Simpang Jl. Abdulllah Daeng Sirua – Jl. Adyaksa Baru). Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PTV VISSIM.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PTV VISSIM.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (4MB)
Abstract
Penelitian ini berjudul "Analisis Kinerja Simpang Bersinyal dengan Menggunakan Software PTV Vissim (Studi Kasus: Simpang Jalan Abdullah Daeng Sirua – Jalan Adyaksa Baru)" yang berfokus pada analisis kemacetan di persimpangan strategis Kota Makassar. Makassar, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan, merupakan kota terbesar di Kawasan Timur Indonesia dan memiliki peran vital sebagai pusat ekonomi, perdagangan, dan transportasi.
Seiring pertumbuhan kota yang pesat, termasuk pertumbuhan jumlah penduduk yang mencapai 1.545.373 jiwa pada tahun 2020, muncul berbagai masalah perkotaan, salah satunya adalah kemacetan lalu lintas. Pertambahan jumlah kendaraan, kurangnya aturan mengenai kepemilikan kendaraan pribadi, dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi lalu lintas di Makassar.
Salah satu titik kemacetan yang sering terjadi berada di simpang Jalan Abdullah Daeng Sirua dan Jalan Adyaksa Baru, sebuah simpang bersinyal yang menghubungkan empat jalan utama kota dan provinsi, serta berada di wilayah komersial yang ramai dengan aktivitas kendaraan keluar-masuk pertokoan.
Kondisi ini menyebabkan antrian panjang kendaraan, terutama pada jam puncak. Berdasarkan prasurvei, panjang antrian kendaraan pada lengan Jalan Abdullah Daeng Sirua mencapai 450 meter di arah barat dan 400 meter di arah timur, sementara di Jalan Adyaksa Baru panjang antriannya mencapai 270 meter. Pada saat lost time (waktu sinyal lampu merah), panjang antrian mencapai 84 meter di arah barat dan 69 meter di Jalan Adyaksa Baru.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang bersinyal tersebut dan mencari solusi untuk mengoptimalkan arus lalu lintas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997), yang dipadukan dengan penggunaan software PTV Vissim. PTV Vissim adalah perangkat lunak simulasi lalu lintas mikroskopis yang dapat mengevaluasi aliran kendaraan secara detail, termasuk simulasi sinyal lalu lintas, konflik area, serta komposisi dan kecepatan kendaraan. Penelitian ini mengumpulkan data primer melalui survei lapangan yang meliputi survei geometrik jalan, volume lalu lintas, kecepatan kendaraan, panjang antrian, serta waktu siklus sinyal lampu lalu
lintas. Selain itu, data sekunder juga diambil dari literatur, buku, dan peta kawasan dari Google Earth.
Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja simpang bersinyal pada kondisi eksisting berada pada tingkat pelayanan yang kurang baik. Berdasarkan metode MKJI 1997, Jalan Abdullah Daeng Sirua dari arah barat ke timur berada pada tingkat pelayanan F, yang menunjukkan aliran lalu lintas sudah mencapai kapasitas maksimal dan sering mengalami kemacetan. Sementara itu, arah timur ke barat dan Jalan Adyaksa Baru masing- masing memiliki tingkat pelayanan E,
yang menunjukkan bahwa aliran arus lalu lintas masih tidak stabil dan cenderung mengalami keterlambatan. Hal ini menunjukkan bahwa simpang bersinyal ini memiliki masalah serius dalam hal kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Berdasarkan hasil simulasi dengan PTV Vissim, beberapa solusi telah diusulkan untuk mengurangi kemacetan di simpang tersebut. Salah satu solusi yang paling efektif adalah dengan melakukan modifikasi geometri jalan.
Modifikasi ini meliputi pelebaran jalan atau penambahan jalur khusus untuk kendaraan tertentu seperti sepeda motor atau angkutan umum. Modifikasi tersebut diharapkan dapat memperbaiki aliran lalu lintas dan meningkatkan kinerja simpang sehingga dapat mengurangi kemacetan, terutama pada jam sibuk.
Dengan demikian, penelitian ini memberikan rekomendasi yang berharga bagi pihak terkait, khususnya Dinas Perhubungan Kota Makassar, untuk mempertimbangkan langkah-langkah optimal dalam penataan lalu lintas di simpang bersinyal Jalan Abdullah Daeng Sirua dan Jalan Adyaksa Baru.
Penelitian ini juga menjadi kontribusi ilmiah bagi pengembangan manajemen lalu lintas di kota-kota besar lainnya di Indonesia, khususnya yang menghadapi masalah kemacetan di persimpangan strategis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil > D4 Jasa Konstruksi |
| Depositing User: | Rahmawati S.Sos |
| Date Deposited: | 09 Apr 2025 02:34 |
| Last Modified: | 27 May 2025 05:45 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11768 |
