Search for collections on PNUP Repository

Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai

Muh.Ikhra Aliefka and Anugrah Wati (2024) Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai. Diploma thesis, Politeknik Negeri ujung Pandang.

[thumbnail of Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai Bab I,II,III,V.pdf] Text
Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai Bab I,II,III,V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[thumbnail of Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai.pdf] Text
Rancang Bangun Plts Sebagai Sumber Energi Listrik Pengering Cabai.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian yang dilakukan dengan judul *"Rancang Bangun PLTS Sebagai Sumber Listrik Pengering Cabai bertujuan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan teknologi energi terbarukan dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi utama untuk proses pengeringan cabai. Energi matahari dipilih karena merupakan sumber energi bersih yang melimpah dan berpotensi menjadi solusi jangka panjang di tengah ketergantungan pada energi fosil. Salah satu metode pemanfaatan energi ini adalah melalui PLTS, yang mampu mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik dan dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, termasuk pengeringan bahan pangan seperti cabai.
Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap cabai, terutama cabai keriting yang merupakan salah satu bumbu penting dalam berbagai masakan di Indonesia. Pengeringan cabai biasanya dilakukan secara alami dengan cara menjemur di bawah sinar matahari, namun metode ini sangat bergantung pada kondisi cuaca, yang seringkali mempengaruhi kualitas dan waktu pengeringan. Oleh karena itu, metode pengeringan buatan, seperti penggunaan *food dehydrator*, menjadi alternatif yang lebih efektif. Untuk mendukung proses ini, energi yang digunakan perlu bersumber dari teknologi yang ramah lingkungan, seperti PLTS.
Dalam penelitian ini, para peneliti merancang dan menguji PLTS yang terdiri dari panel surya, baterai, solar charge controller, inverter, serta alat pengering food dehydrator. Mereka membandingkan efisiensi pengeringan cabai menggunakan dua sumber listrik, yaitu PLTS dan PLN. Tujuan dari pengujian ini adalah untuk melihat seberapa efektif PLTS dalam mendukung proses pengeringan cabai dibandingkan dengan PLN yang dikenal lebih stabil.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengeringan cabai menggunakan PLTS berlangsung cukup baik, dengan laju pengeringan yang signifikan dan konsisten pada berbagai suhu, mulai dari 60°C hingga 80°C. Meskipun demikian, dibandingkan dengan PLN, PLTS mengalami sedikit variasi dalam hal kestabilan daya, terutama karena ketersediaan cahaya matahari yang berfluktuasi. Namun, secara keseluruhan, PLTS mampu memberikan kinerja yang memadai dalam proses pengeringan cabai. Ini menunjukkan bahwa PLTS dapat diandalkan sebagai alternatif energi terbarukan, terutama dalam upaya pengurangan emisi karbon dan ketergantungan pada energi konvensional.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa PLTS dapat menjadi solusi yang layak untuk mendukung proses pengeringan cabai, menawarkan manfaat dalam hal efisiensi energi serta keberlanjutan lingkungan. Teknologi ini memberikan potensi bagi pengembangan sistem pengeringan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang wirausaha baru dalam industri pengolahan hasil pertanian.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 27 Mar 2025 03:37
Last Modified: 27 Mar 2025 03:37
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11758

Actions (login required)

View Item
View Item