Tallamma, Mahira Asyrafunnisa (2024) Rancang Bangun Alat Pendeteksi Gas Metana Pada Area Tpa Menggunakan Sensor Mq 4 Berbasis Iot. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.
SAMPUL, BAB I, II, III & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI GAS METANA PADA AREA TPA MENGGUNAKAN SENSOR MQ 4 BERBASIS IOT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Alat pendeteksi gas metana pada area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menggunakan sensor MQ-4 berbasis IoT bertujuan untuk mengembangkan sistem yang mampu mendeteksi konsentrasi gas metana secara real-time dan memberikan peringatan dini jika kadar gas melebihi ambang batas berbahaya. Manfaat dari sistem ini meliputi mengetahui kadar gas metana dari komposisi sampah yang ada diarea Tempat Pembuangan Akhir (TPA), pengurangan risiko ledakan atau kebakaran akibat penumpukan gas metana, serta kemudahan dalam pengelolaan limbah melalui data yang dapat diakses dari jarak jauh. Metode yang digunakan mencakup penggunaan sensor MQ-4 untuk mendeteksi gas metana, dengan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat pemrosesan yang mengirimkan data ke platform IoT. Pengujian dilakukan dirumah dengan menggunakan tiga jenis kompos untuk mengukur akurasi dan responsivitas sistem. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa alat tersebut berhasil mendeteksi gas metana dengan akurasi yang memadai, serta memberikan peringatan dini saat konsentrasi gas melebihi ambang batas yang ditetapkan. Data yang diperoleh dapat diakses secara real-time melalui aplikasi berbasis IoT, yang memudahkan monitoring dan pengambilan keputusan secara cepat. Dari percobaan yang dilakukan hingga hari ketujuh, ditemukan bahwa kompos jenis pertama, yang terdiri dari kotoran sapi, air, dan tanah, menghasilkan gas metana paling banyak, yaitu sebesar 3,28 ppm. Kompos jenis kedua, yang terdiri dari sampah mall dan sampah pasar, menghasilkan gas metana sebesar 0,28 ppm. Kompos jenis ketiga, yang merupakan gabungan dari kompos jenis pertama dan kedua, menghasilkan gas metana sebesar 0,23 ppm.
Kata kunci: Pendeteksi, Monitoring, IoT, Gas metana, Kompos, TPA.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Jurusan Teknik Elektro > D3 Teknik Elektronika |
| Depositing User: | Sahriana S.Sos |
| Date Deposited: | 18 Mar 2025 06:41 |
| Last Modified: | 18 Mar 2025 06:41 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11700 |
