Search for collections on PNUP Repository

Studi Efektivitas Jarak Lubang Castella Beam Dan Cellular Beam Pada Balok Sederhana

Ramli, Nurul Annisa and Fuad S., Muh. Nur (2024) Studi Efektivitas Jarak Lubang Castella Beam Dan Cellular Beam Pada Balok Sederhana. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Sampul, Bab I, Bab II, Bab III dan Bab V] Text (Sampul, Bab I, Bab II, Bab III dan Bab V)
STUDI EFEKTIVITAS JARAK LUBANG CASTELLA BEAM DAN CELLULAR BEAM...pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
STUDI EFEKTIVITAS JARAK LUBANG CASTELLA BEAM DAN CELLULAR BEAM...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Perkembangan teknologi konstruksi memungkinkan pembangunan struktur bentang lebar yang lebih kompleks. Baja castella dengan lubang pada penampang lebih efisien daripada beton karena meningkatkan kekuatan tanpa menambah berat. Penelitian ini memanfaatkan ETABS untuk memodelkan dan mengoptimalkan jarak lubang serta menilai lendutan pada balok castella hexagonal dan cellular.
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas jarak lubang pada balok castella dan cellular beam dalam struktur bentang lebar. Baja dipilih karena kekuatan dan efisiensi beratnya, terutama pada bangunan dengan ruang terbuka besar. Lubang segi enam atau lingkaran pada balok castella mengurangi berat serta memudahkan instalasi pipa dan kabel. Dalam penelitian ini, sampel yang diuji sebanyak 36 buah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Jarak lubang paling optimal pada bentang 8 dan 15 untuk bentuk hexagonal yakni 4,5 cm dan pada cellular yakni 4cm, (2) Adaya perbedaan lendutan antara software dan juga manual dapat diakibatkan oleh lekukan pada perhitungan manual dan momen inersia yang digunakan pada software berbeda dengan perhitungan manual, (3) Profil mencapai lendutan izin untuk bentang 8 meter pada bentuk hexagonal dan cellular pada beban 600 kg dan 520 kg sedangkan pada bentang 15 meter hanya pada beban 5 kg.
Dari hasil perbandingan, penurunan inersia mencapai 83,22% untuk bentang 8 m dan 79,8% untuk bentang 15 m pada bentuk hexagonal, serta 72,65% untuk bentang 8 m dan 73,60% untuk bentang 15 m pada bentuk cellular, sehingga lendutan yang dihasilkan mendekati perhitungan manual. Dan didapatkan jarak atau bentang balok tidak secara langsung mempengaruhi lendutan pada profil baja castella, hal ini di sebabkan oleh momen inersia yang digunakan tetap sama walaupun memiliki jarak antar lubang yang berbeda

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D4 Perancangan Bangunan Gedung
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 12 Mar 2025 01:35
Last Modified: 19 Jun 2025 02:17
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11582

Actions (login required)

View Item
View Item