Search for collections on PNUP Repository

Implementasi BIM Pada Pekerjaan Kontruksi Jembatan Palattae Kabupaten Bone

Alifiya, Tasya and Ramadan, A. Avin (2023) Implementasi BIM Pada Pekerjaan Kontruksi Jembatan Palattae Kabupaten Bone. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V] Text (Sampul, Bab I - Bab III dan Bab V)
IMPLEMENTASI BIM PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI JEMBATAN .......pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
IMPLEMENTASI BIM PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI JEMBATAN ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Revolusi Industri 4.0 secara fundamental mengakibatkan berubahnya cara manusia berpikir, hidup, dan berhubungan satu dengan yang lain serta turut memengaruhi sektor konstruksi untuk berbenah dan turut beradaptasi. Dengan adanya BIM sebagai inovasi teknologi, sudah membuktikan bahwa bidang pekerjaan konstruksi telah memasuki era digitalisasi. Melalui penerapan teknologi BIM, bidang konstruksi diberikan banyak kemudahan berupa adanya peningkatkan kolaborasi antar stakeholder dalam industri konstruksi.
Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui proses pemodelan BIM dalam aplikasi Tekla Structure pada pekerjaan konstruksi Jembatan, mengetahui hasil-hasil permodelan BIM 3D dan 4D BIM pada aplikasi Tekla Structure pada pekerjaan konstruksi Jembatan, dan mengetahui manfaat penerapan BIM pada pekerjaan konstruksi Jembatan.
Pemodelan data 3D BIM dilakukan Modeling dan Drawing. Modeling adalah proses pembuatan suatu project di dalam tiga dimensi dan empat dimensi, sedangkan drawing adalah proses persiapan gambar dari 3D (tiga dimensi) menjadi 2D (dua dimensi). Tahapan pelaksanaan dimensi ke-4 BIM (4D) adalah penyusunan jadwal pekerjaan sesuai hasil input pada saat penggambaran model yang kemudian di Convert ke dalam bentuk file Ms.Project untuk selanjutnya dirapikan.
Pemodelan konstruksi jembatan pada BIM menggunakan aplikasi Tekla Structures dapat kita gunakan dalam membuat rencana pemodelannya namun terdapat beberapa objek yang belum bisa dimodelkan karena Tekla Structure belum mempunyai fitur dalam pemodelan salah satu objek tersebut. BIM memberikan kemampuan untuk merancang dan mensimulasikan proyek konstruksi secara digital sebelum pelaksanaan fisik. Dalam hal ini, potensi konflik atau masalah desain dapat diidentifikasi sebelum memasuki tahap konstruksi. Melalui penerapan pemodelan BIM, penghitungan volume pekerjaan pengecoran menjadi lebih efisien dan terus-menerus terupdate dengan mudah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > D3 Teknik Konstruksi Sipil
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 05 Feb 2025 07:21
Last Modified: 22 Sep 2025 07:02
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11192

Actions (login required)

View Item
View Item