Iwan, Muh. Riswan (2024) Optimasi Penggunaan Na2o2 Dan Naoh Pada Proses Peleburan Sampel Bijih Nikel Untuk Penentuan Aluminium Dan Magnesium Menggunakan Icp-Oes (Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry) DI PT. Huayue Nickel Cobalt. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
SAMPUL, BAB I, II, III, DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (2MB)
OPTIMASI PENGGUNAAN Na2O2 DAN NaOH PADA PROSES PELEBURAN SAMPEL BIJIH NIKEL...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
PT. Huayue Nickel Cobalt adalah perusahaan yang berfokus pada industri pengolahan nikel dan kobalt di Indonesia. Perusahaan ini terlibat dalam eksplorasi, dan pengolahan bijih nikel laterit jenis limonite untuk memenuhi permintaan pasar global, terutama untuk industri baterai. Proses pengolahan yang digunakan pada perusahaan ini yaitu HPAL (High Preassure Acid Leaching) yakni proses pelindian asam bertekanan tinggi.
Metode yang digunakan pada perusahaan PT. Huayue Nickel Cobalt untuk penentuan kadar unsur logam salah satunya adalah ICP-OES (Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry). Metode ini digunakan untuk menganalisis konsentrasi unsur-unsur logam di dalam sampel bijih nikel.
Penelitian ini bertujuan menentukan perbandingan Na2O2 dan NaOH yang optimum pada proses peleburan sampel untuk analisis aluminium dan magnesium dengan instrumen ICP-OES (Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry). Berdasarkan hasil penelitian, pada perbandingan Na2O2 dan NaOH 2:1 diperoleh kadar aluminium sebesar 9,592 dan magnesium 5,817, 2:2 diperoleh kadar aluminium 9,765 dan magnesium 5,887, 2:3 diperoleh kadar aluminium 10,194 dan magnesium 5,605, 3:1 diperoleh kadar aluminium 11,391 dan magnesium 6,318, 3:2 diperoleh kadar aluminium 10,497 dan magnesium 5,637, 3:3 diperoleh kadar aluminium 10,386 dan magnesium 5,513, 4:1 diperoleh kadar aluminium 12,626 dan magnesium 6,229, 4:2 diperoleh kadar aluminium 11,585 dan magnesium 6,276, 4:3 diperoleh kadar aluminium 10,610 dan magnesium 5,728. Berdasarkan hasil perbandingan Na2O2 dan NaOH yang memenuhi standar baku perusahaan pada proses peleburan sampel untuk analisis kadar aluminium yaitu pada perbandingan 3:2 dan kadar magnesium yaitu pada perbandingan 3:3
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TP Chemical technology |
| Divisions: | Jurusan Kimia > D3 Analisis Kimia |
| Depositing User: | Unnamed user with username 197103102001121001 |
| Date Deposited: | 31 Jan 2025 02:01 |
| Last Modified: | 31 Jan 2025 02:01 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/11135 |
