Search for collections on PNUP Repository

Penentuan Nilai Fouling Factor Oil Cooler pada PT PLN (Persero) Pembangkit Sektor Tello Unit PLTU Barru

Lamba Pareken, Herlina (2013) Penentuan Nilai Fouling Factor Oil Cooler pada PT PLN (Persero) Pembangkit Sektor Tello Unit PLTU Barru. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Tugas Akhir] Text (Tugas Akhir)
HERLINA L.P._Penentuan Nilai Fouling Factor Oil Cooler pada PT PLN (Persero) Pembangkit Sektor Tello Unit PLTU Barru.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (5MB)

Abstract

Herlina Lamba Pareken (33110099), Penentuan Nilai Fouling Factor Oil Cooler pada PT PLN (Persero) Pembangkit Sektor Tello Unit PLTU Barru (Pembimbing I: H.Bslamet Yulistiono, Dip. Ing, M.T; Pembimbing II: Rahmiah Sjafruddin, S.T., M.T)

PT PLN (Persero) Pembangkitan Tello Unit PLTU Barru merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang memiliki 2 unit dengan daya terpasang pada masing-masing unit sebesar 50 MW.Pada pembangkit di PLTU diperlukan pelumas untuk mencegah terjadinya korosi, kontak langsung antara poros dan sebagai pendingin bearing. Pelumas yang digunakan pada bearing selanjutnya dialirkan menuju oil cooler guna mendinginkan pelumas sehingga dapat digunakan kembali. Kinerja oil cooler akan menurun seiring lama waktu penggunaannya.Hal ini disebabkan oleh kerak atau deposit yang terbentuk pada dinding tube sehingga menghambat proses perpindahan panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja oil cooler dengan menghitung fouling factor (Rd) dan membandingkan dengan Rd yang dipersyaratkan.

Metode yang digunakan adalah mengumpulkan data-data operasional pabrik dan data lain yang diperlukan pada objek yang diteliti dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan, pengambil data sheet melalui studi pustaka dan melakukan wawancara dengan pihak-pihak yang terkait. Pengambilan data diambil dalam duabelas hari kerja kemudian diolah berdasarkan persamaan-persamaan untuk menghitung Rd.

Hasil perhitungan Rd menunjukkan bahwa Rd oil cooler berkisar antara 0,0050 sampai dengan 0,0057 hr.ft2°F/Btu. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dengan nilai fouling factor (Rd) yang dipersyaratkan pada oli pelumas yakni 0,001 hr.ft2°F/Btu. Hal ini menandakan bahwa oil cooler dalam keadaan kotor sehingga proses cleaning harus segera dilakukan.

Kata kunci: Oil cooler, Fouling Factor

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TP Chemical technology
Divisions: Jurusan Kimia > D3 Teknik Kimia
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 19 Feb 2024 02:55
Last Modified: 19 Feb 2024 02:55
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/8390

Actions (login required)

View Item
View Item