Search for collections on PNUP Repository

Modifikasi Alat Pemarut dan Pemeras Santan Kelapa

Dedianto (2008) Modifikasi Alat Pemarut dan Pemeras Santan Kelapa. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Modifikasi Alat Pemarut dan Pemeras Santan Kelapa.pdf] Text
Modifikasi Alat Pemarut dan Pemeras Santan Kelapa.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Tanaman kelapa banyak memberikan manfaat kepada masyarakat karena tumbuhan tersebut memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Kebutuhan akan kelapa semakin hari semakin meningkat sehingga peluang bagi industri yang mengelola buah kelapa menjadi santan atau minyak kelapa semakin meningkat. Di sisi lain sejalan dengan perkembangan teknologi, khususnya pada industri rumah tangga telah banyak digunakan penerapan teknologi tepat guna untuk mengolah hasil-hasil pertanian, termasuk mesin-mesin yang digunakan untuk memarut kelapa kemudian memerasnya menjadi santan.
Kebutuhan akan santan kelapa sangat meningkat dan banyak dibutuhkan oleh masyarakat, namun untuk mendapatkan santan kelapa yang diperoleh melalui proses manual dengan cara memarut kelapa dengan parutan biasa membutuhkan waktu yang lama, apalagi kalau diperlukan santan dalam jumlah yang cukup banyak. Pemarutan kelapa dan pemerasan secara manual untuk mendapatkan santan sangat tidak efektif, karena cukup sulit, membutuhkan beban kerja yang besar, dan waktu proses yang lama.
Alat pemarut dan pemeras santan kelapa telah dibuat oleh Ahmad dkk, (1999) akan tetapi alat ini memiliki beberapa kekurangan, antara lain: tidak terdapat pembatas jika hanya ingin mengambil hasil parutan saja, tidak memiliki saluran pembuangan sehingga volume ampas semakin besar yang menyebabkan tekanan dalam wadah silinder semakin besar dan menghambat putaran motor. Alat pemarut dan pemeras santan ini dapat memproduksi kelapa menjadi santan sebanyak 30 biji per jam.
Alat untuk pemarut dan pemeras santan kelapa juga telah dibuat oleh Sry dkk. (2003), akan tetapi alat ini lebih diutamakan untuk memproduksi Virgin Coconut Oil (VCO). Namun demikian, alat ini juga bisa menghasilkan santan kelapa biasa. Akan tetapi alat ini juga masih memiliki beberapa kekurangan, antara lain: sistem pembuangan ampas masih menggunakan tangan dengan cara memasukkan tangan kedalam silinder, sehingga terlalu berbahaya bagi pengguna, tidak terdapat tabung air dan juga tidak memiliki pembatas jika hanya ingin mengambil hasil parutan saja, dan kemungkinan besar santan masih bercampur dengan ampas karena ukuran lubang saringan yang masih agak besar.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Mesin
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 15 Nov 2023 04:47
Last Modified: 15 Nov 2023 04:47
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/7110

Actions (login required)

View Item
View Item