Search for collections on PNUP Repository

Rancang Bangun Alat Pengupas Gelondongan Mete ( Kacip Mete ) Sistem Putar

Abd Azis and Irsandi R Saputra (2008) Rancang Bangun Alat Pengupas Gelondongan Mete ( Kacip Mete ) Sistem Putar. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Rancang Bangun Alat Pengupas Gelondongan Mete ( Kacip Mete ) Sistem Putar.pdf] Text
Rancang Bangun Alat Pengupas Gelondongan Mete ( Kacip Mete ) Sistem Putar.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Indonesia sebagai negara agraris memiliki hamparan tanah perkebunan yang luas dan diharapkan dapat menjadi lahan industri perkebunan strategis bertaraf nasional maupun internasional, serta menjadi sektor pertambahan devisa dalam negeri guna menjaga stabilitas perekonomian di dalam negeri. Dilihat dari aspek pendapatan devisa dalam negeri dan luar negeri , komoditi perkebunan mendapat tempat utama dalam pertambahan devisa, hal ini disebabkan karena berkesinambungannya produksi hasil tani masyarakat Indonesia. Tersedianya lahan - lahan perkebunan yang masih produktif yang memungkinkan terjadinya proses berocok tanam dan ditambah dengan sentuhan teknologi yang berupaya mengadakan perbaikan–perbaikan yang konsekuen sehubungan dengan hasil olah perkebunan.
Komoditi hasil perkebunan di Sulawesi Selatan yang cukup diperhitungkan adalah jambu mete. Menurut data Badan Pusat Statistik ( BPS ) luas areal penanaman jambu mete di Sulawesi Selatan yaitu 66.167,05 Ha, sedangkan total produksi sebesar 23.369,92 Ton. Daerah–daerah penghasil jambu mete terbesar di Sulawesi Selatan antara lain adalah Kabupaten; Bone, Sidrap Pangkep, Sinjai, Bulukumba, dan Selayar.
Proses pengupasan gelondongan mete menjadi biji mete oleh pengusaha mete dalam skala industri rumah tangga di Sulawesi Selatan umumnya menggunakan alat kacip mete. Prinsip kerja alat ini adalah gelondongan mete diletakkan di atas pisau bawah kemudian pisau bagian atas menekan kebawah sehingga kulit gelondongan terkupas. Selanjutnya untuk membelah gelondongan mete, tangkai pada bagian atas kacip mete digeser kekiri atau kekanan. Kekurangan yang nampak pada alat kacip mete adalah titik perputaran tidak berada pada titik pusat gelondongan mete sehingga pada saat dibelah gelondongan mete sering terlepas. Dengan demikian kapasitas produksi masih terbatas.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Mesin
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 10 Nov 2023 02:56
Last Modified: 10 Nov 2023 02:56
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/7027

Actions (login required)

View Item
View Item