Search for collections on PNUP Repository

Studi Aliran Daya dan Hubung Singkat Sistem Interkoneksi 150 kV Sulawesi Selatan Dengan ETAP

Muhammad Ruswandi Djalal and Yudhi Leo Chandra (2012) Studi Aliran Daya dan Hubung Singkat Sistem Interkoneksi 150 kV Sulawesi Selatan Dengan ETAP. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Studi Aliran Daya dan Hubung Singkat Sistem Interkoneksi 150 kV Sul-Sel dengan ETAP.pdf] Text
Studi Aliran Daya dan Hubung Singkat Sistem Interkoneksi 150 kV Sul-Sel dengan ETAP.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (16MB)

Abstract

( & ). . Makassar. (Pembimbing I : Ir. Herman Nawir.,M.T. & Pembimbing II : Muh. Yusuf Yunus.,S.ST.,M.T.)
Perubahan struktur jaringan maupun pusat-pusat pembangkit mutlak diperhatikan, karena bila salah satu komponen tersebut keluar dari sistem, akan diikuti oleh perubahan aliran daya maupun profil tegangan. Sehingga study aliran daya dan hubung singkat menjadi sangat diperlukan untuk menganalisa aliran daya dan hubung singkat baik saat ini maupun untuk masa yang akan datang. ETAP 4.0 (Electric Transient and Analysis Program), merupakan suatu perangkat lunak yang mendukung sistem tenaga listrik baik analisa aliran daya serta hubung singkat.
Dari hasil yang didapat dengan studi kasus yang digunakan untuk aliran daya ada dua, yaitu : kondisi normal dan dengan pemasangan kapasitor shunt pada bus yang mengalami critical voltage, di mana untuk Bus yang mengalami critical voltage terdapat pada Bus distribusi bosowa sebesar 10,438 kV atau 94,9 % dan Bus distribusi tanjung bunga sebesar 18,818 kV atau 94,1 kV, sedangkan setelah penambahan kapasitor shunt pada Bus distribusi bosowa sebesar 10,490 kV atau 95,4 % dan pada Bus distribusi tanjung bunga sebesar 19,209 kV atau 96,0 %. Jumlah losses sebesar 7,483 MW. Untuk studi hubung singkat terbesar terdapat pada Bus 5 Pare-pare yakni 9,321 kA dan terkecil pada Bus 19 Mamuju yakni 2,151 kA.
Jadi, dari hasil hubung singkat terbesar yang didapat, yakni 9,321 kA, dapat disimpulkan bahwa peralatan proteksi pada sistem interkoneksi Sulawesi Selatan sudah cukup layak, dikarenakan hubung singkat yang terjadi tidak melebihi kapasitas breaking capacity dari perlalatan circuit breaker yakni 31,5 kA, sehingga nilai setting maksimum peralatan circuit breaker dapat di tentukan agar sistem proteksi dapat bekerja dengan baik yakni secara efisien dan efektif.

Kata kunci : ETAP, Aliran Daya, Hubung Singkat, Circuit Breaker

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 02 Nov 2023 03:46
Last Modified: 02 Nov 2023 03:46
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/6917

Actions (login required)

View Item
View Item