Search for collections on PNUP Repository

Rancang Bangun Mesin Pemotong Kentang Model French Fries

Ikbal and Slamet Wahyudhi. A and Riske Tryastiayu. P (2014) Rancang Bangun Mesin Pemotong Kentang Model French Fries. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Rancang Bangun Mesin Pemotong Kentang Model French Fries.pdf] Text
Rancang Bangun Mesin Pemotong Kentang Model French Fries.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kentang (Solanum tuberosum L) merupakan salah satu komoditas hortikultura dari kelompok tanaman sayuran umbi yang sangat potensial sebagai sumber karbohidrat dan mempunyai arti penting dalam perekonomian di Indonesia. Pengembangan agribisnis kentang mempunyai prospek yang baik, karena dapat menunjang program penganekaragaman (diversifikasi) pangan, peningkatan pendapatan petani, perbaikan gizi masyarakat, sebagai komoditas ekspor dan bahan baku industri pangan (〖"Anonim" 〗^"a" , 2014).
Harga jual kentang mentah dipasaran adalah Rp 15.000,- per kilogram (http://news.bahteramas.com, 2014). Bandingkan dengan harga jual kentang yang sudah menjadi bahan produk olahan kentang goreng (french fries) seperti fiesta atau golden farm harganya bisa mencapai Rp 25.000,- per kilogram (http://tokomakananbeku.wordpress.com, 2014). Hal tersebut membuktikan bahwa apabila kentang diolah lebih lanjut akan menaikkan harga jualnya.
Pengolahan kentang untuk bahan baku pembuatan french fries pada umumnya menggunakan alat pemotong kentang manual. Dimana, kentang akan diiris dan dipotong hingga menghasilkan potongan-potongan kentang berbentuk balok (french fries), seperti yang dilakukan oleh ibu Nurul. Ibu Nurul biasanya mengiris dan memotong kentang untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan snack tela-tela kentang. Tela-tela sendiri merupakan sebuah makanan ringan (snack) yang terbuat dari singkong, kentang atau umbi-umbian lain yang dipotong memanjang kemudian digoreng setelah itu diberi bumbu tabur. Akan tetapi, yang menjadi permasalahan selama ini adalah rendahnya kapasitas pemotongan yang bisa dihasilkan oleh alat potong manual tersebut yakni hanya ± 10 kg per jam. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah mesin pemotong kentang yang digerakkan oleh motor, salah satunya adalah machine RG-400 yang diproduksi oleh AB Hallde Maskiner Swedia. Mesin ini dapat digunakan untuk memotong dan mengiris berbagai bahan hasil pertanian seperti kubis, lettuce, tomat, wortel, apel, nenas dan lain-lain. Kapasitas kerja machine RG-400 adalah 10-40 kg/menit dengan kecepatan piringan pisau pemotong 400/200 rpm (50 Hz), 480/240 (60 Hz) dan diameter piringan pisau 215 mm. Mesin ini digerakkan dengan motor 1,5 Hp, tegangan 200-400 V dan frekuensi 50-60 Hz. Ketebalan produk hasil potongan untuk bentuk french fries dari machine RG-400 ini adalah 10 × 10 mm (Maskiner, 2007 yang dikutip oleh 〖"Anonim" 〗^"e" ",2014" ). Hanya saja mesin ini memiliki harga yang sangat mahal berkisar $13.560,00 (http://www.elitefoodserviceequipment.com, 2014) sehingga tidak dapat digunakan untuk usaha kecil (home industry) dan menengah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Teknik Mesin
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 30 Oct 2023 04:42
Last Modified: 30 Oct 2023 04:42
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/6855

Actions (login required)

View Item
View Item