Search for collections on PNUP Repository

Analisis Koordinasi Recloser Dan Sectionalizer (Sso) Pada Penyulang Bojo Di Pt. Pln Persero Ulp Mattirotasi Parepare

Idrus, Muh. Jamil (2022) Analisis Koordinasi Recloser Dan Sectionalizer (Sso) Pada Penyulang Bojo Di Pt. Pln Persero Ulp Mattirotasi Parepare. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS KORODINASI RECLOSER DAN SECTIONALIZER .. wtr.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (3MB)

Abstract

RINGKASAN

Tersalurnya energi listrik dengan baik banyak aspek yang perlu diperhatikan salah satunya ialah keandalan sistem proteksi. Sistem proteksi merupakan suatu sistem pengaman pada sistem tenaga listrik yang terpasang pada sistem pembangkitan, transmisi, dan distribusi tenaga listrik dari gangguan. Tiap-tiap gangguan yang terjadi memiliki sifat gangguan yang berbeda dimana gangguan tersebut ada yang sifatnya sementara (kontemporer) dan ada yang sifatnya lama (permanen), dan apabila gangguan ini tidak segera diatasi maka akan merusak sistem pada jaringan distribusi tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem pengaman yang tepat sesuai dengan jenis gangguan yang terjadi dengan baik, efisien dan handal.
Penelitian ini dilakukan di penyulang Bojo PT. PLN (Persero) ULP Mattirotasi Parepare untuk mengetahui koordinasi peralatan proteksi pada penyulang Bojo tersebut. Analisis dilakukan dengan simulasi software ETAP 19.0.1 dengan membandingkan dengan hasil perhitungan manual, dan kemudian hasil perhitungan manual tersebut dibandingkan dengan software Matrix Laboratory (MATLAB) dengan didapatkan hasil yang sangat kecil atau tidak jauh dengan hasil perhitungan yaitu 0,0001% hingga 0,008%.
Hasil dari penelitian ini dapat diperoleh kesimpulan bahwa koordinasi sistem proteksi pada penyulang Bojo ULP Mattirotasi Parepare khususnya pada sistem proteksi recloser dan sectionalizer masih kurang baik diakibatkan oleh ketidaksesuaian setting existing PLN. Oleh karena itu perlu dilakukan resetting sehingga kemungkinan overlap tidak terjadi dan zona padam dapat diminimalisir sekecil mungkin. Berdasarkan hasil perhitungan didapatkan setting usulan recloser TMS = 0,04 dengan Iset 300 A, sectionalizer TMS = 0,09 dengan Iset 360 A.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 13 Jun 2023 02:03
Last Modified: 13 Jun 2023 02:03
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/3377

Actions (login required)

View Item
View Item