Search for collections on PNUP Repository

Analisis Pengaruh Overshooting Cell Terhadap Coverage Dan Quality Of Service Jaringan 4g Lte

Patabang, William Lundak (2025) Analisis Pengaruh Overshooting Cell Terhadap Coverage Dan Quality Of Service Jaringan 4g Lte. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS PENGARUH OVERSHOOTING CELL TERHADAP COVERAGE DAN QUALITY ...pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL BAB I,II,III, & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (863kB)

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena overshooting cell pada jaringan 4G LTE yang menjadi salah satu masalah teknis signifikan dalam optimasi jaringan telekomunikasi. Overshooting cell terjadi ketika sinyal dari Base Transceiver Station (BTS) memancar melampaui area coverage yang seharusnya, menyebabkan interferensi dengan cell-cell tetangga dan menurunkan kualitas layanan. Penelitian dilakukan di Kelurahan Tamalanrea, Kota Makassar, menggunakan metode drive test dengan perangkat NEMO Handy untuk mengukur parameter Key Performance Indicator (KPI) seperti RSRP, SNIR, RSRQ, dan Throughput pada jaringan operator Telkomsel.
Hasil penelitian mengidentifikasi dua BTS yang mengalami overshooting cell, yaitu UPD062 (PCI 56) dan UPD969 (PCI 315), dengan coverage sinyal mencapai 727 meter dan 695 meter. Meskipun parameter RSRP menunjukkan kekuatan sinyal yang baik (89,5% sampel UPD062 dan 97,5% sampel UPD969), hal ini justru menciptakan interferensi yang merugikan. Dampak signifikan terlihat pada penurunan kualitas SNIR dan RSRQ, dimana 96,7% sampel UPD062 dan 97,5% sampel UPD969 tidak mencapai kategori baik untuk SNIR., throughput uplink mengalami penurunan drastis dengan 98,1% sampel UPD062 dan hampir 99% sampel UPD969 masuk kategori buruk atau sangat buruk.
Penyebab utama overshooting cell diidentifikasi sebagai kombinasi mechanical tilt yang terlalu kecil (0-1°), daya pancar berlebihan (43 dBm), dan tinggi antena yang signifikan (58-59 meter), diperparah oleh kondisi lingkungan seperti area persawahan datar dan bangunan tidak terlalu tinggi. Penelitian merekomendasikan optimasi dengan menyesuaikan mechanical tilt menjadi 3-4°, menurunkan daya pancar menjadi 40-41 dBm, dan mengoptimalkan azimuth antena. Simulasi menggunakan software Atoll menunjukkan bahwa optimasi ini dapat meningkatkan median RSRP sebesar 7 dB, area dengan SNIR baik dari 18% menjadi 48%, serta meningkatkan throughput rata-rata menjadi 34 Mbps.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 19 Aug 2026 06:23
Last Modified: 19 Aug 2026 06:23
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14305

Actions (login required)

View Item
View Item