Search for collections on PNUP Repository

Pengembangan Alat Dry Sandblaster Pada Bengkel Perawatan Alat Berat

Rendi and Alfiansyah Ismail and Muh Hengki Adriansyah (2026) Pengembangan Alat Dry Sandblaster Pada Bengkel Perawatan Alat Berat. Diploma thesis, Politeknik Negeri ujung Pandang.

[thumbnail of Pengembangan Alat Dry Sandblaster Pada Bengkel Perawatan Alat Berat.pdf] Text
Pengembangan Alat Dry Sandblaster Pada Bengkel Perawatan Alat Berat.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of SAMPUL, BAB I,II,III,V.pdf] Text
SAMPUL, BAB I,II,III,V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (993kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat dry sandblaster yang digunakan sebagai media praktikum di Bengkel Program Studi D-3 Perawatan Alat Berat Politeknik Negeri Ujung Pandang. Pengembangan dilakukan karena alat sebelumnya masih memiliki beberapa kelemahan, seperti adanya celah pada kabinet yang menyebabkan kebocoran media abrasif dan debu, belum dilengkapi sistem exhaust, serta penggunaan media abrasif yang kurang optimal sehingga memengaruhi kualitas pembersihan dan keselamatan operator

Metode yang digunakan meliputi perancangan, pembuatan, perakitan, dan pengujian alat. Pengembangan dilakukan dengan memperbaiki konstruksi kabinet, menutup seluruh celah sambungan, menambahkan talang penampung media abrasif, tabung penyimpanan dan pembuangan media, serta memasang sistem exhaust untuk mengurangi penyebaran debu selama proses sandblasting. Pengujian dilakukan menggunakan tekanan kompresor maksimum 8 bar dengan tiga jenis media abrasif, yaitu pasir silika mesh 16, pasir pantai, dan pasir biasa.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa pasir silika mesh 16 memberikan hasil pembersihan terbaik dengan waktu 8 menit 26 detik, menghasilkan permukaan yang bersih, tingkat kekasaran yang baik secara visual, serta media dapat digunakan kembali. Pasir pantai memberikan waktu pembersihan tercepat yaitu 6 menit 50 detik, namun media mudah hancur sehingga menghasilkan debu yang mengganggu dan tidak dapat digunakan kembali. Sementara itu, pasir biasa membutuhkan waktu paling lama yaitu 15 menit 27 detik, menghasilkan permukaan yang kurang merata, serta menghasilkan debu dalam jumlah besar sehingga kurang direkomendasikan sebagai media sandblasting.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan alat dry sandblaster berhasil meningkatkan kualitas alat melalui penyempurnaan konstruksi dan penambahan

sistem exhaust sehingga mampu mengurangi kebocoran media abrasif, meningkatkan keselamatan kerja, serta menjadikan alat lebih efektif dan layak digunakan sebagai media praktikum. Untuk pengembangan selanjutnya disarankan dilakukan pengujian menggunakan surface roughness tester agar hasil penelitian didukung oleh data kuantitatif sesuai standar industri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D3 Perawatan Alat Berat
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 19 Aug 2026 01:10
Last Modified: 19 Aug 2026 01:10
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14299

Actions (login required)

View Item
View Item