Search for collections on PNUP Repository

Optimalisasi Desain PLTS Hybrid untuk Efisiensi Energi pada Gedung Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan

Akzar Dwi Syahimullah and Vito Ardiansya Samsul (2025) Optimalisasi Desain PLTS Hybrid untuk Efisiensi Energi pada Gedung Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Optimalisasi Desain PLTS Hybrid Untuk Efisiensi Energi Pada Gedung Rekayasa Energi Terbarukan..pdf] Text
Optimalisasi Desain PLTS Hybrid Untuk Efisiensi Energi Pada Gedung Rekayasa Energi Terbarukan..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of SAMPUL, BAB I,I,III,V.pdf] Text
SAMPUL, BAB I,I,III,V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi listrik mendorong perlunya penerapan teknologi energi terbarukan yang efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menganalisis kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid berbasis Internet of Things (IoT) pada Gedung Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) Politeknik Negeri Ujung Pandang. Sistem ini memadukan suplai energi dari panel surya, baterai, dan jaringan PLN, serta dilengkapi sistem monitoring IoT untuk memantau parameter operasional secara real-time. Metode penelitian meliputi perancangan hardware menggunakan panel surya, inverter hybrid, baterai, sensor PZEM-004T dan PZEM-017, serta mikrokontroler ESP32 yang terhubung ke platform Blynk. Pengujian dilakukan dengan mengukur tegangan, arus, daya, energi, iradiasi, serta menghitung nilai iradiasi harian, Specific Yield (Yf), Performance Ratio (PR), efisiensi panel, dan efisiensi sistem.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem PLTS hybrid beroperasi cukup baik dan stabil dengan iradiasi harian sebesar 6,37 kWh/m², Specific Yield (Yf) sebesar 7,92 kWh/kWp dan Performance Ratio (PR) mencapai 124,3%. Nilai rata-rata efisiensi panel surya sebesar 12,1% dan nilai efisiensi sistem PLTS sebesar 23,5%. Sementara itu, sistem PLTS on grid memiliki rata-rata efisiensi panel 27,9%, efisiensi sistem PLTS 27,7%, dan PR 146,5%, sedangkan sistem off grid menunjukkan rata-rata efisiensi panel 13,6%, efisiensi sistem 14,6%, dan PR 77,3%. Hasil ini membuktikan bahwa sistem hybrid memiliki kinerja yang optimal karena mampu menggabungkan keunggulan sistem on grid dan off grid. Implementasi IoT juga meningkatkan efektivitas pemantauan dan pengendalian sistem PLTS secara daring (online). Dengan demikian, sistem PLTS hybrid berbasis IoT ini efektif dalam mendukung efisiensi energi sekaligus menjadi model penerapan energi terbarukan yang berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 21 Jul 2026 06:24
Last Modified: 21 Jul 2026 06:24
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14244

Actions (login required)

View Item
View Item