Search for collections on PNUP Repository

Analisis Penerapan Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pt Pln (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kolaka

Dewi. T, Yunita Mutia (2025) Analisis Penerapan Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pt Pln (Persero) Unit Layanan Pelanggan Kolaka. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PT PLN (PERSERO) UNIT LAYANAN PELANGGAN KOLAKA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

RINGKASAN
Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang tinggi di PT PLN (Persero) sebagai BUMN di sektor ketenagalistrikan, sehingga menuntut penerapan manajemen risiko yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko K3 di PT PLN (Persero) ULP Kolaka dengan menggunakan kerangka standar ISO 45001:2018 siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) dan landasan Peraturan Menteri BUMN No. PER-5/MBU/09/2022. Pengumpulan data yang dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Fokus utama analisis adalah dampak dari dua fenomena kunci, yaitu ketiadaan audit internal K3 yang sistematis dan periodik, dan tantangan dalam efektivitas program pelatihan K3 bagi pekerja lapangan.
Berdasarkan hasil analisis, ditemukan paradoks yang mana kepatuhan operasional di lapangan terlihat sangat tinggi, namun di sisi lain, ditemukan kelemahan sistemik fundamental. Pelemahan signifikan terjadi pada tahap pemeriksaan (Check) akibat ketiadaan audit internal K3 yang sistematis, yang melanggar Klausul 5 ISO 45001:2018. Kelemahan juga ditemukan pada tahap pelaksanaan (Do), yang mana tantangan efektivitas pelatihan K3 (Klausul 4) menciptakan kesenjangan kompetensi. Akibatnya, siklus PDCA tidak berjalan optimal dan tindakan perbaikan (Act) cenderung bersifat reaktif. Tingkat kepatuhan terhadap Peraturan Menteri BUMN No. PER-05/MBU-09/2022 juga dinilai belum optimal, karena ketiadaan audit internal melemahkan mandat monitoring dan evaluasi, sementara tantangan dalam efektivitas pelatihan K3 menghambat pembentukan budaya sadar risiko. Akibatnya, kepatuhan K3 yang ada bersifat rapuh (fragile compliance), karena lebih bergantung pada kesadaran individu daripada sistem manajemen yang kokoh.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Jurusan Akuntansi > D4 Akuntansi Manajerial
Depositing User: Sitti Maryam
Date Deposited: 29 Jun 2026 01:34
Last Modified: 29 Jun 2026 01:34
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14185

Actions (login required)

View Item
View Item