Search for collections on PNUP Repository

Analisis Penetapan Nilai Perusahaan Berdasarkan Model Tobin’s Q Pada Perusahaan Sektor Industri Di Bursa Efek Indonesia

Wahyuni, Sri (2025) Analisis Penetapan Nilai Perusahaan Berdasarkan Model Tobin’s Q Pada Perusahaan Sektor Industri Di Bursa Efek Indonesia. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
ANALISIS PENETAPAN NILAI PERUSAHAAN BERDASARKAN MODEL TOBN'S Q PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (14MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (8MB)

Abstract

RINGKASAN
Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi sektor industri yang mengalami penurunan drastis kontribusi terhadap IHSG dari 13,28% pada tahun 2022 menjadi -6,86% pada tahun 2023, diikuti perlambatan pertumbuhan PDB industri pengolahan dari 4,89% menjadi 4,64% pada periode yang sama. Kondisi ini mengindikasikan melemahnya kinerja sektor industri dan menurunnya kepercayaan investor, sehingga diperlukan analisis mendalam mengenai nilai perusahaan menggunakan Model Tobin's Q yang mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai efektivitas pengelolaan aset dalam menciptakan nilai pasar.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai perusahaan pada emiten sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia ditinjau berdasarkan pengelolaan aset menggunakan rasio Tobin’s Q, serta mengidentifikasi dan mengkategorikan perusahaan dalam kondisi undervalued, overvalued, atau stagnan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi sebanyak 63 perusahaan sektor industri. Melalui teknik purposive sampling diperoleh 20 perusahaan sebagai sampel penelitian yang memenuhi kriteria tertentu. Data yang digunakan berupa laporan keuangan tahunan yang diaudit dan harga saham penutupan akhir tahun selama periode 2021 sampai 2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan sektor industri, yaitu enam belas perusahaan atau 80%, tergolong undervalued dengan rasio Tobin’s Q < 1, yang menandakan nilai pasar lebih rendah dibandingkan nilai buku aset sehingga pengelolaan aset belum optimal. Sementara itu, terdapat empat perusahaan atau 20% yang tergolong overvalued dengan rasio Tobin’s Q > 1, menunjukkan efektivitas dalam mengelola aset sehingga menciptakan nilai pasar yang lebih tinggi dari nilai bukunya. Tidak ditemukan perusahaan dengan rasio Q = 1 atau stagnan. Secara umum, nilai rata-rata Tobin’s Q sektor industri selama periode penelitian menunjukkan kecenderungan undervalued.
Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menyimpulkan bahwa mayoritas perusahaan sektor industri belum mampu mengelola asetnya secara efisien untuk meningkatkan nilai perusahaan di mata investor. Oleh karena itu, perusahaan dengan kondisi undervalued disarankan untuk mengevaluasi strategi manajemen aset, meningkatkan transparansi laporan keuangan, dan memperkuat efisiensi operasional. Perusahaan overvalued perlu mempertahankan strategi yang telah terbukti efektif. Bagi investor, rasio Tobin’s Q dapat dijadikan salah satu indikator dalam menilai prospek investasi. Sedangkan bagi peneliti selanjutnya, disarankan memperluas objek penelitian lintas sektor serta memperpanjang periode observasi agar memperoleh hasil yang lebih komprehensif.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Jurusan Akuntansi > D4 Akuntansi Manajerial
Depositing User: Sitti Maryam
Date Deposited: 25 Jun 2026 02:22
Last Modified: 25 Jun 2026 02:22
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14170

Actions (login required)

View Item
View Item