Search for collections on PNUP Repository

FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN MODERN: Sebuah Kajian tentang Perkembangan dan Tantangan Ilmu Pengetahuan

Pasolong, Harbani (2026) FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN MODERN: Sebuah Kajian tentang Perkembangan dan Tantangan Ilmu Pengetahuan. In: UNSPECIFIED Alfabeta Indonesia, pp. 1-263. ISBN 978-634-7410-41-2

[thumbnail of Book] Text (Book)
Filsafat Ilmu Pengetahuan Modern; Sebuah Kajian tentang Perkembangan dan Tantangan Ilmu Pengetahuan.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)
[thumbnail of Sampul, Bab I, Daftar Pustaka, Tentang Penulis] Text (Sampul, Bab I, Daftar Pustaka, Tentang Penulis)
Filsafat Ilmu Pengetahuan Modern; Sebuah Kajian tentang Perkembangan dan Tantangan Ilmu Pengetahuan_removed.pdf - Published Version

Download (7MB)

Abstract

SINOPSIS
Buku referensi berjudul ”Filsafat Ilmu Pengetahuan Modern: Sebuah Kajian tentang Perkembangan dan Tantangan Ilmu Pengetahuan” hadir sebagai jawaban atas kegelisahan intelektual di tengah laju perkembangan sains dan teknologi yang kian disruptif. Di era di mana algoritma mulai mendikte keputusan moral dan disinformasi mengancam otoritas fakta, pemahaman terhadap fondasi filsafat ilmu bukan lagi sekadar pilihan akademik, melainkan sebuah kebutuhan eksistensial. Buku ini dirancang secara sistematis untuk menuntun pembaca—baik akademisi, peneliti, maupun praktisi bisnis dalam membedah akar pemikiran ilmiah, mulai dari hakikat keberadaan (Ontologi), cara mencapai kebenaran (Epistemologi), hingga tanggung jawab moral atas pengetahuan (Aksiologi).
Penulisan buku ini dilandasi oleh sebuah keyakinan bahwa ilmu pengetahuan tidak pernah bekerja dalam ruang hampa. Ia selalu berinteraksi secara dialektis dengan struktur kekuasaan, kepentingan ekonomi, dan tuntutan sosiokultural. Melalui sepuluh bab yang komprehensif, pembaca diajak untuk menelusuri evolusi pemikiran dari era klasik hingga tantangan kontemporer seperti Big Data, Kecerdasan Buatan (AI), dan krisis ekologi di era Antroposen. Buku ini tidak hanya menyajikan teori-teori besar dari raksasa filsafat seperti Karl Popper, Thomas Kuhn, dan Paul Feyerabend, tetapi juga melakukan kontekstualisasi terhadap realitas unik Indonesia, termasuk upaya dekolonisasi pengetahuan dan integrasi kearifan lokal Nusantara.
Aspek unik dari buku ini terletak pada pendekatannya yang interdisipliner dan refleksif. Ia menghubungkan kekakuan logika sains dengan kepekaan humaniora, menunjukkan bahwa “kebenaran” adalah sebuah perjalanan multidimensional yang menuntut integritas dan kerendahan hati epistemik. Dalam bab-bab terakhir, buku ini menawarkan visi masa depan mengenai sains yang inklusif, humanis, dan demokratis. Melalui gerakan Citizen Science dan komitmen terhadap kesejahteraan global, ilmu pengetahuan diteguhkan kembali marwahnya sebagai cahaya 260 peradaban yang memerdekakan manusia dari belenggu ketidaktahuan dan penindasan.
Bagi mahasiswa, buku ini menyediakan peta jalan yang jernih dalam menyusun metodologi penelitian yang kokoh. Bagi dosen dan peneliti, ia menjadi penyegar ingatan mengenai tanggung jawab sosial intelektual. Sedangkan bagi praktisi profesional dan konsultan bisnis, buku ini memberikan kerangka kerja untuk mengambil keputusan strategis yang tidak hanya efisien secara matematis, namun juga benar secara etis. Dengan gaya penulisan yang sistematis, didukung oleh referensi mutakhir, dan dilengkapi dengan glosarium serta indeks yang detail, buku ini diharapkan menjadi referensi wajib bagi siapa saja yang ingin menjaga kewarasan berpikir di tengah badai perubahan dunia modern.
Target manfaat dari buku ini meliputi peningkatan literasi ilmiah masyarakat dan penguatan integritas riset di perguruan tinggi. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap sains, buku ini menawarkan jalan keluar melalui transparansi metodologis dan keterlibatan warga dalam proses penemuan ilmiah. Penulis menekankan bahwa marwah ilmu pengetahuan hanya dapat diteguhkan kembali jika ilmuwan bersedia turun gunung, berdialog dengan masyarakat, dan menjadikan kemaslahatan publik sebagai tujuan tertinggi. Inilah bentuk “Aksiologi Terapan” yang diperjuangkan di seluruh bagian buku ini.
Sebagai penutup, sinopsis ini menegaskan bahwa masa depan peradaban kita sangat tergantung pada bagaimana kita memperlakukan ilmu pengetahuan hari ini. Apakah kita akan menjadikannya alat dominasi yang dingin, ataukah kita akan menjadikannya malaikat pelindung yang merawat kehidupan? Buku ini mengajak kita semua untuk memilih jalan kedua—jalan cahaya yang menuntun pada pencerahan, keadilan, dan harmoni ekologis. Selamat membaca, dan semoga setiap lembar dalam buku ini mampu memercikkan api semangat untuk terus mencari kebenaran dengan hati yang tulus dan pikiran yang jernih.

Item Type: Book Section
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Jurusan Administrasi Niaga > D4 Administrasi Bisnis
Depositing User: Rahmawati S.Sos
Date Deposited: 18 Jun 2026 07:48
Last Modified: 18 Jun 2026 12:50
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14136

Actions (login required)

View Item
View Item