Arham, Andi Muhammad (2024) Optimasi Jaringan Seluler Dengan Metode Physical Tuning. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
OPTIMASI JARINGAN SELULER DENGAN METODE PHYSICAL TUNING.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
SAMPUL BAB I,II,III, & V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (904kB)
Abstract
COI121_CombatKostradGowa (COI121) merupakan Base Tranceiver Station (BTS) eksis berupa Compact Mobile Station (Combat) yang aktif mengcover wilayah Divisi Infanteri 3 Kostrad, Pakatto, Kabupaten Gowa. Masalah utama dalam penelitian ini adalah kualitas jaringan seluler di wilayah tersebut masih sering mengalami bad coverage atau cakupan sinyal buruk. Masalah ini telah mengganggu kualitas layanan bagi pengguna, terutama dalam hal kekuatan sinyal dan kecepatan transfer data di jaringan Long Term Evolution (LTE). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh optimalisasi terhadap coverage dan cara melakukan physical tuning untuk mengatasi bad coverage pada BTS COMBAT COI121.
Metode yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah physical tuning. Metode ini mencakup penyesuaian fisik pada antena dalam jaringan seluler, seperti mengatur ketinggian, tilt , dan azimuth antena. Langkah penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data melalui drive test sebelum dan sesudah optimasi jaringan, simulasi menggunakan perangkat lunak Atoll, dan penerapan metode physical tuning di lapangan. Simulasi pemodelan juga dilakukan untuk menentukan konfigurasi optimal antena sebelum implementasi fisik di lapangan, dengan fokus pada pengaturan azimuth dan tilting antena.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan tilt dan azimuth antena kualitas jaringan seluler di wilayah penelitian meningkat secara signifikan. Hasil kualitas RSRP pre-drive test adalah >-85 dBm berjumlah 14, >-95 dBm berjumlah 99, >-105 dBm berjumlah 332, dan <-105 dBm berjumlah 413 total persentase kualitas yaitu 51,85%. Hasil post-drive test RSRP >-85 dBm berjumlah 690, >-95 dBm berjumlah 884, >-105 dBm berjumlah 1127, dan <-105 dBm berjumlah 24 total persentase kualitas meningkat menjadi 99,15%. Dengan demikian, physical tuning terbukti efektif dalam memperbaiki kualitas jaringan di wilayah dengan cakupan sinyal buruk.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering |
| Divisions: | Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknologi Rekayasa Jaringan Telekomunikasi |
| Depositing User: | Sahriana S.Sos |
| Date Deposited: | 09 Jun 2026 05:54 |
| Last Modified: | 09 Jun 2026 05:54 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/14079 |
