Search for collections on PNUP Repository

Analisis Perbandingan Kinerja Plts Hybrid On Grid Dan Off Grid Untuk Gedung Tret

M. Sudaryono and Ahmad Zahir (2025) Analisis Perbandingan Kinerja Plts Hybrid On Grid Dan Off Grid Untuk Gedung Tret. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Analisis Perbandingan Kinerja Plts Hybrid On Grid Dan Off Grid Untuk Gedung Tret.pdf] Text
Analisis Perbandingan Kinerja Plts Hybrid On Grid Dan Off Grid Untuk Gedung Tret.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf] Text
SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Gedung Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) memiliki kebutuhan energi listrik yang tinggi. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Penelitian ini bertujuan menganalisis performa dan besaran biaya yang dibutuhkan pada pemasangan PLTS untuk menentukan system yang optimal dan berkelanjutan. Penelitian dilakukan di Gedung TRET Politeknik Negeri Ujung Pandang selama 5 bulan melalui studi literatur, perancangan alat, pengujian alat, analisis data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi PLTS, pada PLTS hybrid mencapai 23,58%, PLTS on-grid sebesar 20,46%, dan PLTS off-grid hanya mencapai 10,73%. Namun dari segi biaya, PLTS hybrid membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan PLTS on-grid dan off-grid. Biaya investasi PLTS hybrid diasumsikan berjumlah Rp 21.835.139,00 sedangkan PLTS on-grid Rp 15.035.139,00 dan off-grid Rp 19.703.414,00. Payback Period PLTS on-grid hanya 16 tahun sedangkan PLTS hybrid 14,8 tahun dan PLTS off-grid mencapai 14,8 tahun. Net Present Value (NPV) untuk PLTS off-grid yaitu Rp 9.465.839 sedangkan PLTS on-grid Rp 1.620.920 dan PLTS hybrid paling mahal Rp 10.978.417. Internal Rate of Return (IRR) PLTS on-grid paling rendah yaitu 9,69% sedangkan PLTS hybrid paling tinggi mencapai 12,2% dan PLTS off-grid 12,1%.
Dengan demikian, untuk menghasilkan energi yang optimal dan berkelanjutan, Gedung TRET disarankan menggunakan PLTS hybrid.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi
Depositing User: B.J.H Library PNUP
Date Deposited: 12 May 2026 07:22
Last Modified: 12 May 2026 07:22
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13910

Actions (login required)

View Item
View Item