Muhammad Akbar and Muhammad Rifki (2025) Kajian Teknis Penggunaan Campuran Biodiesel Pada Boiler. Diploma thesis, Politeknik Negeri Ujung Pandang.
Kajian Teknis Penggunaan Campuran Biodiesel Pada Boiler.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
SAMPUL.BAB.I,II,III,DAN V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (5MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh penggunaan campuran biodiesel terhadap kinerja dan emisi gas buang pada boiler pipa api. Permasalahan yang dihadapi adalah tingginya ketergantungan pada bahan bakar solar serta tingginya emisi gas buang yang dihasilkan. Hal ini disebabkan karena sistem bahan bakar masih sepenuhnya menggunakan minyak fosil tanpa inovasi bahan bakar terbarukan. Masalah tersebut dapat diatasi dengan penggunaan campuran biodiesel yang lebih ramah lingkungan dan memiliki kandungan oksigen alami yang mendukung pembakaran sempurna. Namun, hingga saat ini belum banyak dilakukan kajian teknis terhadap pengaruh campuran biodiesel terhadap performa dan emisi boiler di lingkungan pendidikan maupun industri.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pembakaran serta menurunkan kadar emisi gas buang (CO, CO2, NOx, dan O2) melalui penerapan variasi campuran biodiesel B40, B50, dan B70. Penelitian diawali dengan perancangan dan persiapan alat uji boiler pipa api, penentuan parameter efisiensi berdasarkan metode langsung, serta pengukuran emisi gas buang menggunakan gas analyzer. Data diperoleh melalui pengujian langsung di Laboratorium Konversi Energi Politeknik Negeri Ujung Pandang dan dianalisis secara komparatif terhadap tiap variasi campuran biodiesel.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa penggunaan campuran B50 menghasilkan efisiensi tertinggi sebesar 61,49%, sedangkan B40 dan B70 masing-masing mencapai 51,81% dan 55,45%. Penggunaan biodiesel juga menurunkan emisi CO secara signifikan dari 9,5 ppm menjadi 4,8 ppm, dengan kadar CO₂ stabil di kisaran 13%, dan NOx sedikit meningkat hingga 76 ppm namun masih dalam batas aman. Selain itu, kadar O₂ pada gas buang menurun dari 3,65% menjadi 3,28%, menandakan proses pembakaran yang semakin sempurna.
Hasil pengamatan visual menunjukkan bahwa kondisi nozzle dan filter bahan bakar tetap bersih tanpa kerak maupun penyumbatan selama 2 jam pengoperasian, yang berarti biodiesel tidak menimbulkan gangguan pada sistem pembakaran. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan campuran biodiesel, khususnya B50, mampu meningkatkan efisiensi dan memperbaiki kualitas emisi gas buang pada boiler, sehingga direkomendasikan sebagai alternatif bahan bakar yang efisien dan ramah lingkungan untuk mendukung transisi energi berkelanjutan, sedangkan B70 menghasilkan emisi gas buang paling rendah tetapi efisiensinya sedikit lebih rendah dibandingkan B50.
Kata kunci: Boiler, efisiensi boiler, emisi gas buang
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Jurusan Teknik Mesin > D4 Teknik Pembangkit Energi |
| Depositing User: | B.J.H Library PNUP |
| Date Deposited: | 12 May 2026 05:50 |
| Last Modified: | 12 May 2026 05:50 |
| URI: | https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13906 |
