Search for collections on PNUP Repository

Rancang Bangun Alat Deteksi Kematangan Buah Kelapa Sawit Berbasis Iot

Wardana, Sigit Aditya (2025) Rancang Bangun Alat Deteksi Kematangan Buah Kelapa Sawit Berbasis Iot. Diploma thesis, Politeknik negeri Ujung Pandang.

[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
RANCANG BANGUN ALAT DETEKSI KEMATANGAN BUAH KELAPA SAWIT BERBASIS IOT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi] Text (Skripsi)
SAMPUL BAB I,II,III & V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (948kB)

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis di Indonesia yang berperan besar dalam perekonomian nasional. Mutu minyak sawit sangat dipengaruhi oleh tingkat kematangan buah saat panen. Selama ini, penentuan kematangan masih dilakukan secara manual melalui pengamatan visual, yang rentan menimbulkan kesalahan dan menurunkan kualitas produksi. Penelitian ini merancang alat deteksi kematangan buah kelapa sawit berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat memantau kondisi buah secara langsung dari jarak jauh. Sistem menggunakan sensor warna TCS3200 untuk membaca nilai RGB kulit buah, yang kemudian diproses oleh mikrokontroler ESP32 dengan metode fuzzy logic Mamdani untuk menentukan kategori kematangan: mentah, matang, atau busuk. Sebagai pendukung, modul kamera OV2640 pada ESP32-CAM digunakan untuk menampilkan kondisi visual buah, sedangkan hasil deteksi dikirim ke cloud server Firebase agar dapat diakses melalui aplikasi Android yang dibuat dengan MIT App Inventor. Hasil pengujian menunjukkan sensor TCS3200 mampu membaca warna dengan baik pada jarak 3–6 cm dengan pencahayaan stabil. Metode fuzzy logic berhasil mengklasifikasikan 110 sampel buah dengan tingkat akurasi 90,7%, meskipun kesalahan terbanyak terjadi pada kategori matang. Sistem pengiriman data ke Firebase berjalan lancar, sementara aplikasi Android mampu menampilkan nilai RGB, hasil klasifikasi, dan streaming kamera secara real time. Meski demikian, penelitian ini menemukan keterbatasan bahwa sensor warna TCS3200 sangat sensitif terhadap perubahan intensitas cahaya, sehingga alat belum dapat digunakan secara langsung di perkebunan kelapa sawit. Temuan ini menjadi pembelajaran bahwa TCS3200 kurang sesuai untuk kondisi lapangan yang dinamis, sehingga penelitian selanjutnya perlu mengembangkan metode atau sensor lain yang lebih tahan terhadap variasi cahaya.

Kata Kunci: Kelapa Sawit, Internet of Things (IoT), Sensor Warna TCS3200, ESP32, ESP32-CAM, Fuzzy Logic Mamdani, Firebase, MIT App Inventor

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Jurusan Teknik Elektro > D4 Teknik Listrik
Depositing User: Sahriana S.Sos
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:04
Last Modified: 28 Apr 2026 06:04
URI: https://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/13761

Actions (login required)

View Item
View Item