PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PENGRAJIN BATU BATA MELALUI PERBAIKAN ALAT PENCETAK BATU BATA

Abdul, Kadir Muhammad and Muhammad, Arsyad Habe and A.M, Anzarih (2017) PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PENGRAJIN BATU BATA MELALUI PERBAIKAN ALAT PENCETAK BATU BATA. In: Seminar Nasional Teknologi IV Fakultan Teknik Unmul Tahun 2017, November, 9 2017, Universitas Mulawarman Samarinda.

[img]
Preview
Text
Lampiran B4.3 Proc Sertifikat Semnastek Unmul.pdf

Download (218kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peer Review)
B4 3 Peningkatan Kapasitas Produksi 291.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://e-journals.unmul.ac.id/index.php/SEMNASTEK/...

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan kapasitas produksi pengrajin batu bata. Proses pencetakan masih manggunakan peralatan sederhana yaitu balok kayu berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran 20 cm x 10 cm x 5 cm. Proses pencetakan meliputi: penyiapan bahan baku dengan cara mencangkul tanah, pembuatan adonan dengan cara menginjak-injak hingga berbentuk pasta, pencetakan dengan menggunakan alat cetak balok kayu. Dengan motede tersebut, untuk 4 orang pengrajin mampu mencetak batu-bata sebanyak 2.000 buah/hari (8 jam). Jumlah batu bata yang ideal untuk sekali pembakaran yaitu 40.000 buah. Untuk mencapai jumlah tersebut maka dibutuhkan waktu paling sedikit 20 hari. Metode yang diterapkan dalam memperbaiki proses pencetakan batu bata yaitu penerapan mesin pencetak batu bata. Untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap yaitu perancangan, pembuatan komponen-komponen, perakitan komponen-komponen, pengujian dan perbaikan. Penggunaan alat tersebut membutuhkan 4 orang dengan fungsi masing-masing: 1 orang untuk memasukkan tanah ke dalam mesin pencetak, 1 orang untuk memotong batu bata batangan, 1 orang untuk memindahkan batu bata dari mesin pencetak, 1 orang untuk membawa batu-bata ke tempat pengeringan. Berdasarkan dengan hasil pengujian yang dilakukan disimpulkan bahwa dengan menggunakan mesin pencetak batu bata tersebut maka pembuatan adonan lebih mudah dan lebih singkat karena proses pembuatan adonan dan pencetakan batu bata dilakukan pada mesin yang sama, kapasitas produksi meningkat menjadi 6.800 buah batu bata/hari, sehingga waktu yang dibutuhkan untuk produksi batu bata 40.000 buah yaitu 6 hari.

Item Type: Conference or Workshop Item (Speech)
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Department of Mechanical Engineering > Teknik Manufaktur
Depositing User: Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T.
Date Deposited: 19 Dec 2018 05:13
Last Modified: 19 Dec 2018 05:13
URI: http://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/776

Actions (login required)

View Item View Item