ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA

Muhammad, Arsyad Habe and A.M, Anzarih and Anwar, Mazmur (2013) ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA. Jurnal Teknik Mesin SINERGI, 11 (2). pp. 147-156. ISSN 1693-1548

[img]
Preview
Text
2013 ANALISIS PENGARUH PERLAKUAN SERAT SABUT KELAPA TERHADAP KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT SABUT KELAPA.pdf

Download (245kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Peer Review)
B3 6 Analisis Pengaruh Perlakuan Serat Sabut Kelapa 288.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://sinergi-pnup.com/index.php/sinergi/article/...

Abstract

Tujuan Penelitian ini ialah mengetahui pengaruh perlakuan serat sabut kelapa terhadap kekuatan tarik komposit serat sabut kelapa. Untuk mengetahui hal tersebut, maka komposit dibuat (1) dengan serat sabut kelapa tanpa perlakuan NaOH tanpa pemanasan, dan dengan serat sabut kelapa dengan perlakuan NaOH dan pemanasan dalam oven. Konsentrasi NaOH yang digunakan ialah 5%, 10%, dan 15% v/v dengan lama perendaman 45 menit. Serat sabut kelapa yang telah direndam NaOH tersebut kemudian dipanaskan dalam tungku pada temperatur 70oC selama 5 jam. Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu serat sabut kelapa, NaOH, aquades, resin poliester, katalis MEKPO, gemuk, dan seperangkat alat cetak yang terbuat dari kaca dengan ketebalan 5 mm. Metoda yang digunakan dalam pembutan komposit ialah metode hand lay up yaitu cetakan diolesi gemuk, kemudian resin dituang ke dalam cetakan, kemudian serat sabut kelapa dimasukkan dan disusun secara acak, selanjutnya resin dituang lagi kedalam cetakan, kemudian ditutup dengan kaca sambil ditekan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Sedangkan untuk mengetahui kekuatan komposit dilakukan pengujian tarik. Hasil yang diperoleh yaitu nilai kekuatan tarik komposit yang diperkuat serat sabut kelapa meningkat menjadi 24,51.106 N/mm2 dibandingkan dengan komposit tanpa serat sabut kelapa yaitu 12,98.106 N/mm2. Sama halnya komposit dengan komposit serat sabut kelapa yang diberi perlakuan NaOH, kekuatan tariknya juga meningkat sebanding dengan peningkatan kadar NaOH. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi NaOH 15% v/v yaitu 15,41.106 N/mm2. Hal ini juga terjadi pada komposit dengan perlakuan serat sabut kelapa NaOH dan pemanasan. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi NaOH 15% sebesar masing-masing 26,76.106 N/mm2. Kesimpulan yang diperoleh bahwa serat sabut kelapa,dan perlakuan serat sabut kelapa berpengaruh terhadap kekuatan tarik komposit serat sabut kelapa.

Item Type: Article
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
Divisions: Department of Mechanical Engineering > Teknik Otomotif
Depositing User: Dr. Ir. Muhammad Arsyad, M.T.
Date Deposited: 27 Dec 2016 00:37
Last Modified: 19 Dec 2018 05:27
URI: http://repository.poliupg.ac.id/id/eprint/139

Actions (login required)

View Item View Item